Cegah Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim, Lutim Luncurkan Program "Puspaji"

By Redaksi 13 Mar 2018, 12:11:45 WITAKesehatan

 Cegah Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim, Lutim Luncurkan Program "Puspaji"

Malili, Lutimterkini- Kepala dinas kesehatan Luwu Timur, dr. April, mengungkapkan hingga saat ini pemerintah daerah belum memiliki data base perihal jumlah penderita kanker payudara dan kanker leher rahim di Luwu Timur. " Nanti setelah stadium tiga (penanganan lanjutan) baru diketahui bahwa seseorang mengidap penyakit kanker payudara dan kanker leher rahim," ujar April di acara sosialisasi penanggulangan kanker payudara dan kanker leher rahim di aula rumah jabatan bupati Luwu Timur, Selasa (13/03/2018). 

Dipaparkan April, untuk menanggulangi kedua penyakit tersebut maka dibentuk tim kerja. " Tim kerja penanggulangan kanker payudara dan kanker leher rahim berasal dari lintas sektor yakni dinas kesehatan, Badan kepegawaian dan pengembangan SDM, Dinas Pemberdayaan masyarakat desa, dinas pengendalian penduduk, Keluarga berencana, perlindungan perempuan dan perlindungan anak. Tim kerja ini diketuai Ny. Puspawati Husler," sebut April. 

Tim kerja ini nantinya akan menggencarkan sosialisasi penanggulangan kanker payudara dan kanker leher rahim melalui program "Puspaji" yaitu periksa payudara dan Papsmear untuk setiap perempuan sejak dini. " Program Puspaji sebagai langkah awal penanggulangan kanker payudara dan kanker leher rahim," bebernya.  

Sosialisasi penanggulangan kanker payudara dan kanker leher rahim juga dirangkai dengan penyerahan surat keputusan (SK) Bupati Luwu Timur kepada ketua tim kerja Puspawati Husler didampingi wakil ketua tim kerja, dr. Fajar Wella. 

Sementara itu, bupati Luwu Timur Muhammad Thorig Husler dalam arahannya  menceritakan pengalaman pahitnya saat ibundanya direnggut oleh ganasnya kanker rahim yang dideritanya beberapa tahun silam."orang tua saya adalah salah satu wanita yang nyawanya direnggut oleh penyakit ini, untuk itu saya tidak mau penyakit serupa dialami oleh kaum perempuan di Luwu Timur" tutur Husler dengan raut wajah sedih. 

Dia berharap Dengan terbentuknya SATKER tim Tedpadu Penggulangan Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim tersebut,  agar kaum perempuan khususnya di Luwu timur dapat terlindungi dari penyakit yang telah merenggut 95.000 nyawa di Indonesia ini. (LT/ACS). 
           
Tulis Komentar di Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Semua Komentar

Tulis Komenter