Datangi Gedung DPRD, Pemuda Wotu Protes " Hilangnya" Identitas Nama Pahlawan di TMP

By Redaksi 10 Jun 2019, 16:39:37 WITAPolitik

Datangi Gedung DPRD, Pemuda Wotu Protes " Hilangnya" Identitas Nama Pahlawan  di TMP

Malili, Lutimterkini- Puluhan pemuda yang mengatasnamakan Forum Pemuda Peduli Wotu, mendatangi gedung DPRD Luwu Timur, Senin (10/05/2019). Mereka datang ke gedung wakil rakyat itu untuk melayangkan protes kepada dinas sosal kabupaten Luwu Timur yang dituding dengan sengaja menghilangkan identitas nama pahlawan di taman makam pahlawan (TMP) Wotu.

 

Dalam orasinya, Forum Pemuda Pedu;i Wotu ini mempertanyakan kinerja dinas sosial Luwu Timur dan menyesalkan penghilangan nama pahlawan di TMP. Aksi para pengunjuk rasa mengundang perhatian seluruh staf di DPRD Luwu Timur yang baru saja masuk kerja setelah libur bersama Lebaran.

 

" Kami meminta pertanggungjawaban dinas sosial yang dengan sengaja menghilangkan identitas nama pahlawan dan mengganti tanpa nama. Sebagai keluarga besar, cucut dan buyut dari para pejuang dan pahlawan tentu sangat keberatan dengan tindakan penghilangan ini," ujar M. Takwin, juru bicara Forum Pemuda Peduli Wotu.

 

Setelah berorasi secara bergantian, massa pendemo kemudian diterima ketua komisi I DPRD Luwu Timur, Sarkawi A. Hamid, beserta sejumlah  legislator yang telah berkantor." Tentu saja kami mengapresiasi upaya yang dilakukan rekan-rekan sekalian untuk mempertanyakan penghilangan identitas nama pahlawan di TMP Wotu," ujar Sarkawi saat menerima aspirasi pendemo.

 

Menurut legislator senior ini, tuntutan Forum Pemuda Peduli Wotu sebenarnya telah diketahui melalui informasi di media sosial dan mendengar langsung keluhan masyarakat di Wotu. " Sudah kami agendakan pemanggilan kepada dinas terkait (dinas sosial) hanya saja kebetulan bertetapan dengan libur nasional sehingga memang kami jadwalkan ulang saat hari kerja pasca lebaran," tandas Sarkawi.

 

Olehnya itu, dengan aksi hari ini Sarkawi berharap tuntutan para pengunjuk rasa akan difasilitasi sesegera mungkin dengan meminta klarifikasi dari dinas terkait. " Saya meminta agar dinas sosial bisa mengidentifikasi ulang nama-nama pejuang dan pahlawan yang diketahui dari keterangan beberapa sumber dengan memperhatikan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia.  Ini adalah identitas sejarah yang harus dijaga oleh kita semua sebagai pewaris perjuangan mereka. " imbuhnya. (LT/ACS)

           
Tulis Komentar di Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Semua Komentar

Tulis Komenter