Di Hadapan Pelajar, Kapolres Lutim : Hindari Narkoba dan Seks Bebas

By Redaksi 10 Feb 2020, 11:52:55 WITAHukum

Di Hadapan Pelajar, Kapolres Lutim : Hindari Narkoba dan Seks Bebas

Malili, Lutimterkini- Di penghujung masa tugasnya  sebagai Kepala Kepolisan Resort Luwu Timur, AKBP Leonardo Panji Wahyudi, menyempatkan diri memberikan sosialisasi dan penyuluhan hukum di kalangan pelajar Luwu Timur. Beragam hal disampaikan Kapolres Leo dalam kegiatan pembinaan dan sosialisasi hukum yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Malili, Senin (10/02/2020), di antaranya bahaya penggunaan narkoba, seks bebas hingga ajakan kepada geneasi muda untuk bergabung dengan institusi Polri.

 

" Narkoba dan penggunaan zat-zat berbahaya  sejak dini harus dihindari karena dampaknya pada diri, keluarga dan menghancurkan masa depan generasi bangsa," imbuh Kapolres Leo. Selain bahaya narkoba, Kapoles Leo juga mengulas tentang bahaya seks bebas di kalangan remaja.

 

" Kehidupan remaja masa kini terkadang sudah tak terkontrol, khususnya dalam pergaulan dan keseharian mereka. Bahkan, di kalangan pelajar saat ini telah ditemukan indikasi perilaku mereka layaknya orang dewasa, sehingga terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Olehnya itu saya mengimbau kepada kita untuk menghindari hal-hal semacam itu karena akan mempengaruhi perkembangan pelajar. Pergaulan atau perilaku kita di usia remaja  berpotensi untuk membentuk karakter," imbuh Kapolres Leo.

 

Sosialiasi dan penyuluhan hukum ini diikuti ratusan pelajar SMA yang tersebar di kecamatan Angkona, Malili, Wasuponda, Towuti dan Nuha. Para pelajar begitu antusias menyimak pemaparan dan uraian yang disampaikan Kapolres Luwu Timur. " Kami sangat senang mendapat kesempatan dan ikut dalam sosialisasi ini. Rekan -rekan pelajar juga mendapat pengetahuan tentang bahaya narkoba,  seks bebas sekalgus kiat untuk menghindarinya. Terima kasih Pak Polisi," salut Farel, salah seorang pelajar peserta sosialisasi.

 

Penyuluhan ini diakhiri dengan sebuah puisi yang dibacakan langsung oleh Kapolres Leo dengan judul " Hasrat Untuk Berubah".  Selain itu, kalimat bijak dari proklamotor Ir. Soekarno " Beri Aku 10 Pemuda, maka akan ku Guncang Dunia," menutup pembinaan dan penyuluhan hukum di kalangan pelajar Luwu Timur tersebut.   (LT/ACS).  

 

           
Tulis Komentar di Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Semua Komentar

Tulis Komenter