Husler Paparkan Eksistensi Keberadaan PMI Luwu Timur

By Redaksi 09 Nov 2018, 09:07:21 WITAKomunitas

Husler Paparkan Eksistensi  Keberadaan PMI Luwu Timur


Lutimterkini- Sebagai salah satu perhimpunan nasional yang berfokus pada penanggulangan bencana dan kepedulian terhadap manusia, Palang Merah Indonesia terus menunjukkan eksistensi dan kontribusinya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Kepalangmerahan yang digelar oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu Timur, Senin (05/11/2018) di Aula Kantor Camat Burau, Kabupaten Luwu Timur.

Dalam Sambutannya, Husler menyampaikan bahwa dalam mendukung optimalisasi peran dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Luwu Timur telah dibekali berbagai komponen, seperti sarana dan prasarana (Markas PMI, Fasilitas UTD RSUD Wotu, dan kendaraan Oprasional), pada sisi sumber daya manusia, PMI Luwu Timur terdiri dari Pengurus PMI Kabupaten hingga tingkat Kecamatan, KSR-PMR unsur Pembina tingkat Sekolah dan Brigade PMI hingga tingkat Desa.

"Olehnya itu, peran dan keberadaan PMI Luwu Timur diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menangani persoalan-persoalan sosial dan lingkungan khususnya pada penanggulangan bencana dan kemanusiaan," harapnya.

Lanjut Husler, setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Kepalangmerahan, karena itu perlu dilakukan pengenalan dan sosialisasi secara umum dan menyeluruh, sehingga semakin di pahami arti, fungsi dan esensi dari keberadaan PMI ditengah-tengah masyarakat.

Dikatakannya, ada tiga (3) hal penting terdapat dalam Undang-Undang Kepalangmerahan, yakni pertama, penyelenggaraan Kepalangmerahan, kedua, penggunaan lambang sesuai konvensi Jenewa 1949 dan ketiga, perhimpunan Nasional Palang Merah Indonesia. ketiga point tersebut perlu ditanamkan dan dipahami secara bersama.

Sebelum mengakhiri sambutanya, Ia menuturkan bahwa, melalui kegiatan sosialisasi ini nantinya diharapkan lahir sebuah terobosan yang sejalan dengan visi Pemerintah Daerah, seperti, 1. layanan informasi cepat, akurat serta mudah diakses. 2. Singkronisasi database terkait daerah di semua Desa se-Kabupaten Luwu Timur. 3. Optimalisasi peran PMI dalam kegiatan donor darah, pembinaan sukarelawan maupun pada setiap kegiatan siaga dan tanggap bencana.

Sebelumnya, Ir. Hasmuddin, selaku Sekretaris PMI  Luwu Timur dalam laporannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini didasari oleh Undang-Undang No. 1 Tahun 2018 Tentang Kepalangmerahan, serta Keputusan Presiden RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama 4 hari yang dibagi menjadi 4 Wilayah, yakni wilayah Malili-Angkona tanggal 29 Oktober 2018, wilayah Nuha-Towuti-Wasuponda tanggal 30 Oktober 2018, wilayah Mangkutana Raya tanggal 31 Oktober 2018 dan wilayah Burau-Wotu Tanggal 05 November 2018.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial, Drs. Sukarti, Kepala Dinas Pendidikan, Drs. La Besse, Camat Burau, Sukri, S.Sos, Camat Wotu, Irawan Ali serta ratusan undangan. (LT/hms/ikp/kominfo)

 
 

           
Tulis Komentar di Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Semua Komentar

Tulis Komenter