LUTHFI A. MUTTY : PROPINSI LUWU RAYA MASUK DALAM PROYEKSI PEMBENTUKAN DOB

By Redaksi 04 Sep 2016, 21:05:03 WITAPolitik

LUTHFI  A. MUTTY : PROPINSI LUWU RAYA MASUK DALAM PROYEKSI PEMBENTUKAN DOB

Malili, Lutimterkinicom- Pemerintah saat ini tengah merampungkan peraturan pemerintah (PP) tentang desain besar penataan daerah (desertada) dalam rangka pemekaran daerah. Anggota panja komisi II DPR-RI fraksi Nasdem, Luthi A. Mutty kepada Lutimterkinicom, Minggu (04/09/2016) menjelaskan sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, menetapkan pemerintah harus menyusun desain besar penataan daerah dalam bentuk Peraturan Pemerintah. 

“ PP tersebut saat ini dalam tahap finalisasi antara Pemerintah dan DPR,” terang Luthfi. Desain besar penataan daerah ini berisi 3 hal , yakni ; pembentukan daerah baru tidak langsung otonom, tetapi melalui masa persiapan selama 2-3 tahun. “ Dalam masa persiapan akan dilakukan evaluasi apakah suatu daerah bisa ditingkatkan  menjadi daerah otonom atau kembali ke daerah induk,” jelasnya.
 
Kedua, selama masa persiapan APBD daerah persiapan merupakan bagian dari APBD daerah induk serta daerah yang akan dijadikan daerah otonom harus masuk dalam desain besar penataan daearah. 
 
Mantan bupati Luwu Utara ini melanjutkan, dalam desain besar penataan daerah sampai tahun 2025 tersebut, pemekaran daerah dibagi dalam 7 cluster, yaitu Sumatera, Jawa- Madura, Kalimantan, Bali- Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua. 
 
Untuk Cluster Sulawesi diproyeksikan 3 daerah baru yang akan terbentuk masing-masing Propinsi Sangihe Talaud di Sulawesi Utara, Propinsi Luwu Raya di Sulawesi-Selatan dan Propinsi Buton Raya di Sulawesi Tenggara. “ Keinginan pemerintah daerah harus sejalan dengan keinginan Pemerintah Pusat dalam rangka pembentukan daerah otonom baru (DOB),” kunci Luthi. 
 
Jika merujuk pada pembagian cluster tersebut, bagaimana nasib Propinsi Sulawesi Timur yang pemekarannya telah mendapat persetujuan dari daerah induknya Sulawesi Tengah, namun tak masuk dalam cluster Sulawesi ? (LT/Acs).  

           
Tulis Komentar di Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. Bahaya Tetanus 05 Sep 2016, 08:17:19 WIB

    Informasinya bermanfaat, terimakasih banyak..
    http://goo.gl/cxtvMK

Semua Komentar

Tulis Komenter