Operasi Pekat dan Premanisme di Lutim, 15 Orang Terjaring

By Redaksi 04 Agu 2018, 08:59:02 WITAHukum

Operasi Pekat dan Premanisme di Lutim, 15 Orang Terjaring

Tomoni, Lutimterkini- 15 orang terjaring dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) dan pemberantasan premanisme di Tomoni dan Mangkutana, Luwu Timur. Operasi yang berlangsung sejak malam hingga sabtu(04/08/2018) dinihari itu dipimpin langsung Kapolres Luwu Timur, AKBP Leonardo Panji Wahyudi.

Puluhan orang yang terjaring diketahui dua orang diantaranya adalah perempuan yang kedapatan tengah berduaan dalam kamar kost di kecamatan Tomoni. Sementara yang lainya adalah lelaki dewasa yang sedang menenggak minuman keras di pinggir jalan.

" Kami kerap mendapat laporan masyarakat tentang adanya perilaku yang memprihatinkan di sejumlah titik di kecamatan Tomoni dan Mangkutana. Warga di sana (Tomoni dan Mangkutana) melaporkan jika puluhan pemuda kerap meresahkan masyarakat karena mabuk-mabukan di jalan, " ujar Kapolres Luwu Timur, Leonardo Panji Wahyudi didampingi Kasat Reskrim, Iptu Andi Akbar Malloroang kepada Lutimterkini.com, Sabtu (04/08/2018).

Dia mengatakan operasi pekat dan pemberantasan premanisme dilakukan secara marathon dan akan berlanjut di kecamatan lainnya dengan menyasar tempat hiburan malam, rumah-rumah kost dan beberapa titik strategis lainnya. " Puluhan orang yang terjaring kini diamankan di Mapolres Luwu Timur untuk menjalani pemeriksaan intensif sembari kita lakukan pembinaan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya, " imbuh Kapolres Leo. (LT/ACS).

           
Tulis Komentar di Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Semua Komentar

Tulis Komenter