Pilkada Lutim Masih Sepi Peminat, Warga : Pertanda Elektabilitas Husler Masih Moncer

By Redaksi 15 Okt 2019, 09:31:46 WITApilkada lutim

Pilkada Lutim  Masih Sepi Peminat, Warga : Pertanda Elektabilitas Husler Masih Moncer

Malili, Lutimterkini- Sejumlah partai politik telah membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati di Luwu Timur dalam rangka pemilihan kepala daerah 2020 mendatang. Parpol tersebut adalah PDIP, Golkar, PAN, PKS dan PBB. Namun hingga tenggat akhir pengembalian formulir pendaftaran di PDIP dan Golkar, tercatat baru dua figur yang mendaftar. Mereka adalah Muhammad Thorig Husler dan Irwan Bachri Syam. Keduanya juga tercatat sebagai bupati dan wakil bupati Luwu Timur saat ini. Bagaimana dengan figur lainnya  ?

 

Dirangkum Lutimterkini.com, sejumlah elemen masyarakat di Bumi Batara Guru mengungkapkan beragam pandangan  perihal  masih " sepinya " peminat (bakal calon) yang akan maju di pilkada Luwu Timur. " Saya menilai elektabilitas Muhammad Thorig Husler (MTH) sebagai petahana masih sangat kuat. Beliau mengakar hingga ke pelosok desa. Kekuatan ini membuat figur lainnya berpikir untuk melawan MTH," ungkap Muslimin warga Malili.

 

Menurut Muslimin, figur yang berpotensi menjadi rival MTH di pilkada adalah Irwan Bachri Syam atau Ibas dan Andi Fauziah Pujiwatie Hatta (Andi Ichi). " Keduanya, baik Ibas maupun Ichi juga memiliki elektoral  di akar rumput. Jadi, kedua figur ini berpeluang menghadang laju MTH," tuturnya.

 

Pandangan  lainnya diutarakan  Daud Parante warga Towuti. Dia menyatakan masih tingginya elektabilitas Husler  di mata warga karena keberhasilan program populis yang telah dijalankan. Dia menyebut program pemberian beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu, pembangunan infrastuktur, layanan kesehatan dan bantuan di sektor pertanian menjadikan Husler masih diinginkan masyarakat. " Apalagi jika keduanya berpaket lagi (MTH-Ibas) maka akan semakin membuat figur lainnya berpikir untuk mencalonkan diri." beber Daud.

 

" Pilkada Luwu Timur akan berjalan menarik jika MTH- Ibas ditakdirkan berpisah. Apalagi jika calon pendamping keduanya juga memiliki rekam jejak yang baik dan ditunjang elektabilitas mumpuni." imbuhnya. (LT/ACS).   

 

 

 

           
Tulis Komentar di Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Semua Komentar

Tulis Komenter