Tarian Kajangki Wotu Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Nasional

By Redaksi 11 Okt 2018, 09:53:22 WITASeni & Budaya

Tarian Kajangki Wotu  Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Nasional

Lutimterkini-  Pemerintah dan masyarakat Luwu Timur patut berbangga atas penetapan tari Kajangki (salah satu tarian dari Wotu) menjadi warisan budaya nasional (Warbudnas). Pengakuan tari Kajangki sebagai warisan budaya nasional ditandai dengan penyerahan sertifikat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  Republik Indonesia di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (10/10/2018) kemarin.

 

Kepala bidang kebudayaan pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Luwu Tmur, Akbar, menuturkan Tari Kajangki ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya Takbenda Indonesia setelah melalui proses pengusulan dan verifikasi oleh pakar dan tim ahli yang dibentuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada awal tahun 2018 lalu.

 

“ Sebelumnya, kami mendapat persuratan untuk mengusulkan warisan budaya takbenda guna dilakukan verifikasi oleh pakar dan tim kajian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,” sebut Akbar.

 

Beberapa persyaratan untuk mengusulkan warisan budaya takbenda kata Akbar di antaranya, mempunyai hikayat di masyarakat, memiliki referensi ilmiah dan pernah termuat di media lokal dan nasional baik cetak maupun elektronik. “ Kebetulan Tari Kajangki ini pernah diulas salah satu mahasiswa Unhas dalam pembuatan tesis dan tugas akhir sehingga memperkuat kita dalam proses verifikasi,” lanjutnya.

 

Penyerahan sertifikat tari Kajangki sebagai warisan budaya tak benda Indonesia dilakukan oleh Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr. Hilman Faris kepada perwakilan pemerintah propinsi Sulawesi-Selatan bersama sejumlah daerah lainnya yang juga memperoleh pengakuan yang sama.

 

Dikutip dari salah satu referensi (synopsis wija to Luwu, Wotu), Tarian Kajangki  Luwu berarti “ tarian Kemenangan”  yang menggambarkan dan mengisahkan kemenangan yang dicapai di medan perang. Tarian ini dipentaskan oleh 5-7 penari.

 

Di Wotu sendiri, tarian ini diadakan pada acara kebesaran adat yang dipentaskan di Baruga antara lain : pesta panen, pesta perkawinan, pesta persalinan hingga memasuki rumah baru. (LT/ACS).

 

           
Tulis Komentar di Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Semua Komentar

Tulis Komenter