Tim Pencegahan Korupsi KPK : Semoga Ini Yang Terakhir Kami Ke Lutim

By redaksi 07 Des 2017, 15:05:32 WIBHukum

Tim  Pencegahan Korupsi KPK : Semoga Ini Yang Terakhir Kami Ke Lutim

Malili, Lutimterkini- Unit Koordinasi supervisi dan pencegahan korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Luwu Timur, Kamis (07/12) pagi tadi. Kedatangan tim supervisi KPK ini dalam rangka monitoring dan evaluasi rencana aksi pencegahan korupsi terpadu dan terintegrasi.

Dalam pertemuan di ruang banggar DPRD Luwu Timur, ketua tim unit koordinasi supervisi dan pencegahan korupsi KPK, Dwi Aprilia, membeberkan titik rawan praktik tindak pidana korupsi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

" Ada 3 titik rawan (potret) korupsi yang acap kali terjadi dalam penggunaan APBD yakni : Perencanaan dan penganggaran, pelayanan publik (perizinan) serta pengadaan barang dan jasa," sebut Dwi Aprilia dalam sesi kedua pemaparan tim pencegahan KPK di gedung DPRD Luwu Timur, Malili.

Olehnya lanjut Dwi, pengawasan terhadap APBD mutlak dilakukan karena di sinilah sering terjadi penyelewengan keuangan daerah dan negara. 

Senada dengan itu, anggota unit koordinasi supervisi dan pencegahan korupsi KPK, Heri Nurdin, menguraikan  5 fungsi KPK yaitu koordinasi,supervisi,monitoring,pencegahan, dan penindakan tapi untuk saat ini dia berharap di Luwu Timur hanya 4 yang dilakukan tanpa melakukan penindakan. " Semoga ini yang terakhir kalinya kami berkunjung ke sini. Kalau yang kedua tentu saudara-saudara sudah paham," pintanya. 

Heri berpesan agar tidak ada korupsi, kolusi dan nepotisme dalam pengelolaan program ataupun anggaran, serta  penggunaan APBD itu benar-benar sampai ke masyarakat, sehingga tercipta program-program yang mampu memicu peningkatan kinerja berbasis mensejahterakan masyarakat. " Kita lakukan (pertemuan ini) hanya sekali saja. Jangan sampai kami (KPK) datang yang kedua kalinya di Luwu Timur. Kasian keluarga dan anak-anak bagi para pejabat yang tersandung kasus hukum akibat perbuatan korupsi," imbuh Heri. 

Dalam supervisi ini, dihadiri bupati dan wakil bupati Luwu Timur, seluruh legislator, pimpinan SKPD, camat serta sejumlah penggiat anti korupsi di Luwu Timur. (LT/ACS).     
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment