Triwulan Pertama, Daya Serap APBD Lutim 7,86 %

By Redaksi 08 Mei 2018, 12:36:44 WITADaerah

Triwulan Pertama, Daya Serap APBD Lutim 7,86 %

Malili, Lutimterkini- Hingga Triwulan pertama tertanggal 30 Maret 2018, daya serap terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah Luwu Timur, berada pada kategori rendah. Besarnya daya serap APBD Lutim pada triwulan pertama senilai Rp.  127,4 Miliar atau 7,86 % dari total APBD Luwu Timur tahun 2018 sebesar Rp. 1,6 Triliun. 

Data dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Luwu Timur yang dihimpun Lutimterkini.com menyebutkan, daya serap 7,86 % itu tersebar pada 40 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Luwu Timur dengan rincian realisasi terdiri dari ;uang persediaan (UP) sebesar Rp 13,7 Miliar, Ganti uang (GU) sebesar Rp. 18,4 Miliar, Tambahan Uang (TU) sebesar Rp. 3,6 Miliar, BLUD/ JKN/BOS senilai Rp. 1,5 Miliar, belanja langsung gaji pegawai dan kegiatan lain (LS) sebesar Rp. 90 Miliar. Total realisasi Rp. 127,4 Miliar. 

Adapun instansi/ SKPD yang realisasi daya serapnya paling tinggi di triwulan pertama adalah kecamatan Kalaena sebesar 22,67 %, disusul Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebesar 21,19 %.

Sedangkan Instansi dengan realisasi daya serap paling rendah adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan capaian 0,84 % dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD I Lagaligo Wotu dengan realisasi daya serap mencapai 2,98 %. 

" Masih rendahnya daya serap anggaran seperti kecenderungan pada tahun-tahun sebelumnya. Pada triwulan pertama ini baru dalam tahap persiapan untuk belanja modal dan pengadaan-pengadaan yang banyak menyedot anggaran, yang terserap baru belanja rutin saja." tutur Ramadhan Pirade, pelaksana tugas Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Luwu Timur, Selasa (08/05/2018). (LT/ACS).  

           
Tulis Komentar di Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Semua Komentar

Tulis Komenter