Lutimterkini- Mamuju — Seorang pengendara sepeda motor berinisial AR, 22 tahun, meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan dengan truk di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Insiden tersebut berlangsung pada Senin (28/9) sekitar pukul 08.31 Wita.
Kanit Laka Satlantas Polresta Mamuju, Ipda Alfin Abbas, membenarkan peristiwa nahas itu. Ia menyampaikan bahwa kecelakaan melibatkan kendaraan roda empat dan roda dua. Kendaraan roda empat yang dimaksud adalah truk yang dikemudikan seorang pria berinisial AS, 42 tahun.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, truk tersebut melaju dari arah Kota Palu, Sulawesi Tengah, dengan tujuan Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Dari arah berlawanan, korban mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor dan sedang dalam perjalanan pulang menuju rumahnya.
Sesampainya di lokasi kejadian, AR berupaya mendahului sebuah mobil yang berada di depannya. Upaya menyalip itu dilakukan di jalan menurun yang menikung. Karena jarak dengan kendaraan lawan terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.
Akibat benturan tersebut, pengendara motor terjatuh dan mengalami luka-luka. Nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Topore sebelum selanjutnya dibawa ke rumah duka.
Satlantas Polresta Mamuju bergerak cepat menangani perkara ini. Personel melakukan olah tempat kejadian perkara, mengidentifikasi korban, serta mendokumentasikan seluruh kondisi di lokasi. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan untuk memperjelas kronologi.
Langkah lain yang diambil kepolisian adalah mendatangi rumah duka. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan kini diamankan di Mapolresta Mamuju. Sementara itu, sopir truk masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Pihak kepolisian mengimbau pengendara lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi jalan menurun dan menikung. Manuver menyalip di kondisi medan seperti itu dinilai sangat berisiko, terutama bila jarak pandang terbatas dan arus kendaraan dari arah berlawanan cukup ramai.
Sumber: detik.com




