Malili, Lutimterkini- Bupati Luwu Timur Budiman menegaskan 11 poin isi suratnya yang dilayangkan kepada manajemen PT. Vale Indonesia, Tbk murni untuk kepentingan rakyat dan daerah. “ Jika untuk kepentingan pribadi, maka hari ini juga saya cabut surat saya ke Vale. 11 Poin yang tertuang dalam surat itu benar-benar untuk kepentingan daerah dan masyarakat. Kita lihat ke depan, semoga akan ada perubahan signifikan. Semuanya demi rakyat dan daerah yang kita cintai ini,” tegas Budiman dalam bincang dengan Lutimterkini.com Sabtu (17/07/2021) malam tadi.
Mantan kepala Bapelitbangda ini menjelaskan, 11 poin tersebut bukan merupakan’ curhat’ kepada PT. Vale, tapi ini demi memperbaiki tata kelola bisnis pertambangan (PT. Vale) agar lebih bermanfaat bagi daerah dan masyarakat. “ Kita ingin tak ada lagi diskriminasi terhadap warga dan kontraktor lokal dalam perekrutan penempatan dalam bekerja dan kesempatan berusaha, posisi strategis di perusahaan. Bayangkan sudah 50 tahun lebih operasional PT. Vale , anak-anak lokal belum pernah diberi posisi strategis di level pimpinan. Peran BUMD dan sinergi bersama rekanan / kontarktor lokal juga harus terakomodir dan ini menjadi bagian penting dalam kelanjutan operasional PT. Vale yang harus kita rundingkan,” beber bupati Budiman.
Dia memaklumi, jika 11 poin tersebut menimbulkan pro dan kontra pada elemen masyarakat, khususnya di Luwu Timur. “ Saya kira wajar itu jika timbul pro kontra. Itu adalah bagian dari dinamika dalam proses perjuangan kita untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat dan daerah ini. Jadi sekali lagi, 11 poin itu murni untuk kepentingan rakyar dan daerah kita. Kepentingan putra daerah agar memperoleh peran strategis di perusahaan. Kami tunggu jawaban tertulis dari PT. Vale. ” tegas mantan kepala Disnakertrans Luwu Timur ini.
Dikonfirmasi terpisah, Presiden Direktur PT. Vale Indonesia, TBk Febriany Eddy mengungkapkan, manajemen mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam rangka perbaikan dan tata kelola operasioan perusahaan demi kesejahteraan masyarakat. “ point-point surat bupati Luwu Timur telah kami diskusikan di level manajemen. Kalau kita baca surat bupati itu semuanya baik kok. Tidak ada yang aneh-aneh. Pekan depan kita akan beri jawaban secara tertulis kepada pemerintah perihal 11 poin surat bupati Luwu Timur kepada manajemen PT. Vale,” pungkas Febriany. (LT/ACS).






