Lutimterkini- Palu — Sejumlah warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, tetap memilih memancing di kawasan muara Sungai Palu yang bermuara ke Teluk Palu, meski sejumlah buaya terlihat tak jauh dari tempat mereka berdiri. Aktivitas berisiko itu terekam dalam video dan tersebar luas di media sosial. Peristiwa tersebut berlangsung di Muara Teluk Palu, tepat di bawah Jembatan IV Palu, pada Kamis (10/9).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, Yopie Morya Imanuel Pattiro, menegaskan bahwa pemerintah bersama instansi terkait sudah berkali-kali menyampaikan imbauan kepada masyarakat. Warga diminta berhati-hati dan menghindari aktivitas di kawasan tersebut. Peringatan itu, kata dia, bukan tanpa dasar.
Yopie menjelaskan bahwa perairan Sungai Palu, mulai dari muara hingga laut di Teluk Palu, merupakan wilayah yang rawan kemunculan buaya. Ia meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sana dan selalu mengutamakan keselamatan. “Masyarakat diminta mengutamakan keselamatan dan segera meninggalkan lokasi apabila melihat keberadaan buaya di sekitar tempat beraktivitas,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (13/9/2026).
Sejarah serangan buaya di kawasan perairan Kota Palu tercatat pernah merenggut korban jiwa. Pada Maret 2025, seorang warga bernama Sadarwinata (51) tewas diterkam buaya saat berenang di area Kampung Nelayan, Pantai Talise. Menurut keterangan saksi mata, mereka sempat memberi peringatan karena buaya tampak berada di sekitar lokasi. Namun, korban yang tengah berenang tidak mendengar teriakan peringatan itu. Buaya lalu menerkam dan menyeretnya ke tengah laut.
Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian akhirnya menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia. Peristiwa itu menjadi pengingat bahwa kawasan perairan sekitar Sungai Palu dan Teluk Palu menyimpan risiko tinggi bagi siapa pun yang beraktivitas di dalamnya.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga tetap turun ke sungai untuk memancing. Padahal, beberapa ekor buaya tampak berada tidak jauh dari posisi mereka. Foto lain juga memperlihatkan sejumlah orang berjejer di tepi sungai sambil memegang alat pancing.
Hingga kini, imbauan agar warga menjauhi wilayah rawan buaya terus disampaikan. Pemerintah dan instansi terkait berharap masyarakat lebih peka terhadap bahaya yang mengintai, terutama di kawasan muara yang menjadi jalur keluar-masuk buaya antara sungai dan laut.
Sumber: detik.com






