Lutimterkini- Polemik besaran kompensasi sebagai dampak kebocoran pipa minyak PT Vale di kecamatan Towuti, mulai terjawab dengan kesimpulan akhir yang sepakati antara warga desaTimampu- Matompi dan manajemen PT Vale Indonesia, Tbk. Mediasi yang dipimpin bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam berlangsung di gedung taman antarbangsa (TAB) Sorowako, Senin (27/10/2025).
Adapun kesimpulan akhir yang disepakati dalam pertemuan dan dialog kompensasi pipa minyak bersama perwakilan masyarakat desa Timampu dan desa Matompi tersebut adalah :
Lahan Persawahan
- Terdampak Sedang : semua sawah produktif yang pengairannya bersumber dari sungai Bakara, memperoleh ganti garansi gabah 2 musim sebesar Rp 98 juta/ hektar dibayar langsung. Biaya penggarap sebesar Rp 10 juta/ musim selama 2 musim sebesar Rp 20 juta/ hektar dibayar permusim dan atau didiskusikan. Musim yang dimaksud adalah
Musim dua tahun 2025 : Agustus 2025- Januari 2026
Musim satu tahun 2026 : February 2026- Juni 2026
- Terdampak Ringan : sawah yang tidak produktif yang pengairannya bersumber dari sungai Bakara, memperoleh ganti garansi gabah 1 musim sebesar Rp 49 juta/ hektar
- Terdampak Ringan : Sawah produktif yang pengairannya tidak bersumber dari sungai Bakara, tetapi produktif dan mengalami tunda tanam, memperoleh ganti garansi gabah 1 musim sebesar Rp 49 juta/ hektar. Biaya penggarap Rp 10 juta/ musim selama 1 musim.
Adapun mekanisme pembayaran akan dipisah untuk pemilik dan penggarap
Tunda Panen
Kompensasi dibayar terpisah sesuai hasil verifikasi lebih lanjut oleh Dinas Pertanian. Lahan yang akan disewa adalah sampel (1-2 hektar) per desa untuk memantau dan memastikan kualitas tanah pertanian. Pemilihan lokasi sampling berdasarkan lokasi titik yang dianggap parah.
Usaha Penunjang Pertanian (Traktor, Combine, Dros Gabah, Buruh Panggul, Ojek gabah dan Pembeli Gabah)
Untuk usaha penunjang pertanian, dianggap sudah termasuk di dalam biaya produksi senilai harga gabah sebesar Rp 7.000 per gabah kering panen (GKP) yang telah ditetapkan. Usaha penunjang pertanian tidak lagi dikompensasi secara terpisah. Pilihan lainnya adalah pemilik lahan secara sukarela mengkompensasi para pelaku usaha pertanian
Nelayan Tangkap
Perhitungan biaya ganti hasil untuk nelayan tangkap akan disurvey oleh Dinas Perikananselama periode tanggap darurat.
Operasional : Rp. 150.000 x 19 hari
Ganti hasil tangkap : 5 kg x 50 ribu x 19 hari (Rp. 250.000 x 19)
Desa Matompi dan Timampu, dan untuk desa Pekaloa perlu verifikasi lebih lanjut.
Empang
Skemanya tetap seperti yang disosialisasikan sebelumnya, tim akan melakukan identifikasi dan verifikasi lebih lanjut.
Ikan hias (5 orang) dan penjual ikan Danau (Matompi 4, Timampu 5 orang)
Akan diberikan kompensasi, nilai tidak ditentukan sekarang, akan ada tim yang melakukan verifikasi kebenaran nilai dari usaha ikan hias ini dan penjual ikan Pangkilang atau ikan Danau.
Air Bersih
Akan dilakukan assement lebih lanjut bersama tim Pemerintah daerah Luwu Timur dan PDAMdan hasilnya paling lambat sampai akhir tahun 2025.
Perkebunan Merica
Akan dilakukan assesement dan verifikasi lebih lanjut untuk rencana pembuatan sumur cincin.
Namun demikian hasil diskusi dalam pertemuan tersebut belum merupkan kesepakatan final dan poin-poin kesepakatan sebagaimana yang tertuang akan disosialisasikan lebih lanjut oleh tim aliansi masyarakat desa Timampu dan desa Matompi kepada masyarakat terdampak.
Hasil Pertemuan dialog kompensasi pipa Minyak PT Vale bersama perwakilan masyarakat Timampu dan Matompi tertuang dalam berita acara yang ditandatangani secara bersama oleh Bupati Luwu Timur Irwan bachri Syam, ketua DPRD Ober Datte, Wakapolres Kompol Hajriadi, anggota DPRD Muh. Rivaldidan Erick Estrada, Camat Towuti Amri Mustari , perwakilan masyarakat Syafaruddin, , Rustam, Alamsyah dan Musafir (Lt/sps/acs)






