Lutimterkini- Anomali cuaca dalam sebulan terakhir menyebabkan musibah banjir, tanah longsor hingga angin putting beliung melanda sejumlah daerah. Olehnya itu badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Luwu Timur mengingkatkan warga untuk mewaspadai kondisi cuaca ekstrim ini.
“ Cuaca ekstrim melanda Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan akhir-akhir ini. Seperti angin kencang membuat banyak pohon tumbang dan beberapa menimpa bangunan milik warga,
Angin kencang mulai menerpa sekitar pukul 17.00 WITA hujan disertai petir hingga beberapa pohon dikabarkan tumbang dan menimpa bangunan milik warga. Kami minta warga untuk meningkatkan kewaspadaan,” imbuh dr April kepala pelaksana BPBD Luwu Timur, Minggu (25/02/2024).
Berdasarkan laporan yang diterima dari Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerag (BPBD) Luwu Timur, pohon tumbang terjadi di beberapa titik, dantaranya di Jl. Sumantri Bojonegoro atau depan Bandara Sorowako, Kelurahan Magani.
Di Desa Sorowako, pohon tumbang terjadi di depan Masjid Old Camp dan Matano Player, atap Gedung Matano Player juga copot dihantam angin.
Selain itu, pohon tumbang di Jl Pantai Impian dan di depan Galeri Camp Security, bahkan tenda Magani Park di Kelurahan Magani juga ikut terbang.
“Kami masih melakukan asesmen. Sejauh ini tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materil. Ini salah satu kesyukuran,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Luwu Timur, Maria Claret Nita Tampa.
“Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada. Apalagi saat beraktivitas di luar rumah, harus ekstra hati-hati,” kata dr April.
BPBD Luwu Timur juga telah membuka call center atau layanan pusat bencana pada kontak person 0811 4270-111. (Lt/sps/acs)






