Malili, Lutimterkini- Saat rapat koordinasi tentang ketersediaan stok pangan selama Ramadhan dan menjelang Lebaran, Kamis (22/04/2021) di Aula Sasana Praja Kantor bupati Luwu Timur, Bupati Budiman juga meminta laporan lisan seluruh camat tentang kondisi kamtibmas di wilayahnya masing-masing.
Sejumlah Camat menyatakan kondisi di daerahnya aman dan kondusif. Namun berbeda dengan kecamatan Malili. “ Lapor pak bupati, khusus kecamatan Malili kondisinya agak berawan,” ungkap Nur Syaifullah Rahman, memulai laporan lisannya. Mendengar keterangan pembuka tersebut , disambut tawa para peserta rapat koordinasi.
Camat Malili kembali menyambung pernyataannya dan menjelaskan maksud kata “ Berawan”. Dikatakan Berawan sebab berdasarkan informasi yang saya peroleh, bahwa akhir-akhir sejumlah warga melaporkan kehilangan kendaraan roda dua alias motor. “ Jaringan pencurian kendaraan bermotor sepertinya juga mulai beroperasi di Malili pak. Makanya saya mengimbau agar masyarakat bisa lebih waspada, khususnya ketika memarkir kendaraan saat menjalankan ibadah tarwih di mesjid. Itulah kenapa saya katakan kondisi di Malili ini agak berawan,” jelas Syaifullah.
Selain kondisi tersebut, sejumlah camat lainnya melaporkan situasi kamtibmas di wilayah kerjanya dalam keadaan kondusif, aman dan terkendali. Begitupun dengan ketersediaan bahan kebutuhan pokok selam Ramadhan dan menjelang perayaan lebaran tahun ini.
Masalah lainnya yang mencuat dalam rapat koordinasi ini adalah melambungnya harga LPG 3 Kg yang dijual di tingkat pangkalan dan pengecer. Bahkan di kecamatan Towuti, tabung melon subsidi tersebut diduga diperjualbelikan hingga ke Sulawesi Tenggara, tepatnya di Routa.
Mendengar laporan lisan dari anak buahnya, bupati Budiman meminta dinas terkait untuk memperketat pengawasan agar harga kebutuhan bahan pokok bisa tetap terkendali. “ Kalau perlu segera ditindaklanjuti untuk penyeragaman harga eceran tertinggi (HET) LPG agar masyarakat tidak resah,” imbuh bupati Budiman. (LT/ACS).






