Lutimterkini- Curah hujan di kabupaten Luwu timur dengan intensitas tinggi pada Senin (30/11/2020) menyebabkan meluapnya sejumlah sungai di daerah itu. Luapan Sungai ini juga berdampak pada bencana banjir. Sedikitnya 5 kecamatandi Luwu timur dilaporkan terdampak banjir
Data yang dihimpun Lutimterkini.com dari Badan penanggulangan bencana daerah Luwu timur menyebutkan musibah banjir terjadi sekitar pukul 17.15 Wita . Adapun lima kecamatan yang terdampak masing-masing kecamatan Wasuponda, Kaleena, tomoni timur, Burau dan kecamatan Mangkutana.
“ Curah hujan dengan intensitas sedang dan tinggi yang mengguyur kabupaten Luwu timur menyebabkan permukaan air sungai naik di sejumlah kecamatan . Debit air yang tinggi tersebut mengakibatkan banjir pada 5 kecamatan . Banjir juga melanda lahan perkebunan dan pertanian warga,” ungkap Muhammad Zabur kepala BpBD Luwu imur kepada pewarta Lutimterkini.com, Kamis (03/12/2020)
Zabur merincikan, dampak banjir pada 5 kecamatan di Luwu timur sebagai berikut :
– Kurang lebih 140 rumah terendam,
– 100 hektar kebun Sawit dan Jagung ijuga terendam
– 6.000 hektar sawah terendam
– Kurang lebih 10 ton rumput laut rusak
– Bangunan pengaman sungai di desa pertasi kencana , desa kasintuwu, dan desa koroncia serta tanggul nasional ikut ambruk.
– Jalan penghubung antardesa sumber agung dan desa non blok terendam dan rusak.
– Bangunan pengaman jembatan di desa parumpanai rusak.
– Bangunan bronjong pengaman sungai di desa Kawata juga rusak.
– Sementara jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir kurang lebih 4.900 jiwa.
Badan penanggulangan bencana daerah Luwu timur telah bergerak cepat dengan mengarahkan personil tim tanggap reaksi cepat ke lokasi bencana guna melakukan evakuasi dan penanganan darurat. “ Kami juga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait bersama tim Basarnas, Dampos tni/polri serta instansi terkait lainnya. Kami juga membentuk posko darurat bencana untuk penanganan pengungsi,” imbuh Zabur. (Lt/Acs)






