Lutimterkini- Bitung — Karate Open Tournament Kajati Sulut Cup V 2026 yang juga memperebutkan Piala Tetap Wali Kota Bitung telah berakhir. Upacara penutupan digelar di GOR Dua Saudara, Kota Bitung, Minggu (13/09/2026), menandai selesainya rangkaian pertandingan yang berlangsung sejak pembukaan beberapa hari sebelumnya.
Tampak hadir dalam penutupan tersebut sejumlah pejabat daerah dan instansi. Wali Kota Bitung Hengky Honandar hadir langsung. Dari jajaran Kejaksaan, ada para Asisten Kajati, KTU, serta seluruh Kajari se-Sulawesi Utara. Ketua Dewan Guru Gojukai PENGDA Sulut juga ikut hadir. Kajari Bitung Erwin Widihamtono, yang sedang menjabat sebagai Ketua Umum Panitia, turut mendampingi. Sementara Sekretaris Kota hadir selaku Ketua Panitia Pelaksana.
Ketua Umum Gojukai Indonesia PENGDA Sulawesi Utara yang juga Plt Kajati Sulut, Dr Feri Tas, SH, MHum, MSi, memberikan sambutan dalam acara itu. Ia menyatakan penghargaannya kepada semua pihak yang membuat turnamen berjalan mulus dari awal hingga akhir. Menurutnya, sebuah kompetisi merupakan gambaran dari kerja keras yang sudah dilalui para peserta. Dalam setiap pertandingan, selalu ada pihak yang menang dan ada yang kalah.
Feri Tas menegaskan, inti dari sebuah kompetisi bukanlah semata-mata membawa pulang trofi. Lebih dari itu, setiap laga dinilainya mampu membentuk keberanian serta semangat yang tidak mudah menyerah pada diri atlet. Karena itu, ia mengucapkan selamat kepada para juara. Pencapaian tersebut, pesannya, hendaknya menjadi pemicu semangat agar tetap rendah hati dan terus berlatih lebih giat. Menurutnya, menjaga prestasi jauh lebih berat dibandingkan meraihnya pertama kali.
Bagi atlet yang belum meraih kemenangan, Feri Tas memiliki pesan tersendiri. Ia meminta mereka menjadikan hasil tersebut sebagai bahan pembelajaran agar bisa bangkit lebih kuat. Ia menegaskan bahwa mereka tidak sedang kalah, melainkan tengah memperoleh pelajaran berharga. Dalam filosofi karate, musuh sesungguhnya bukanlah orang lain, melainkan rasa takut dan keinginan menyerah yang ada di dalam diri sendiri.
Feri Tas juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, pimpinan kontingen, dewan wasit, juri, perangkat pertandingan, tim medis, panitia pelaksana, Pengurus Daerah Karate-Do Indonesia Sulawesi Utara, dewan guru, para senior, serta keluarga besar yang telah mendukung jalannya kejuaraan. Ia bersyukur karena selama tiga hari pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Tidak ada laporan mengenai hal-hal yang tidak diinginkan selama pertandingan berlangsung.
Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada jajaran Pemerintah Kota Bitung, terutama Wali Kota Hengky Honandar, atas dukungan penuh yang diberikan untuk penyelenggaraan kejuaraan ini. Dukungan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor kelancaran acara.
Acara penutupan kemudian diakhiri dengan pemukulan gong. Setelah itu, panitia mengumumkan juara umum dan menyerahkan hadiah, piala, serta trofi kepada para pemenang.
Sumber: sulutnews.com






