Lutimterkini- Poso — Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, sejak Sabtu (12/9) sekitar pukul 16.00 WITA belum juga berhasil dipadamkan hingga Minggu petang. Api yang terus meluas telah menghanguskan sekitar 50 hektare lahan yang terdiri dari 20 hektare perkebunan warga dan 30 hektare lahan gambut.
SMA 1 Pamona Selatan menjadi salah satu fasilitas pendidikan yang turut terkena dampak dari kebakaran yang kian membesar. Selain itu, api juga dilaporkan telah merambat hingga mendekati kawasan permukiman penduduk. Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto, menyampaikan bahwa hingga saat ini upaya pemadaman masih terus dilakukan karena api bergerak cepat menuju area pemukiman dan sekolah.
Faktor angin kencang disebut menjadi pemicu utama cepatnya penyebaran api sehingga meluas ke berbagai arah. Dalam proses penanganan yang berlangsung, dua anggota pemadam kebakaran dilaporkan terdampak. Meski demikian, laporan sementara menyebutkan belum ada warga yang mengungsi akibat peristiwa ini.
Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Manggala Agni, dan masyarakat setempat telah bergerak melakukan asesmen di lokasi. Mereka juga berkoordinasi dengan aparat setempat sekaligus melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama. Untuk mendukung penanganan, sejumlah kebutuhan mendesak di lokasi antara lain tangki air, selang pemadam, mesin pemadam, tandon, serta mobil tangki air.
Kapolsek Pamona Selatan, IPTU Oktavianus Batara, menjelaskan bahwa personel Polsek Pamona Selatan bersama TNI, petugas Damkar, dan ratusan warga sempat melakukan pemadaman serta membuat sekat bakar untuk melokalisasi titik api. Ia menegaskan bahwa penanganan karhutla di lahan gambut memiliki tantangan tersendiri sebab api dapat bertahan di bawah permukaan tanah.
Oktavianus juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Menurutnya, kondisi angin kencang dapat mempercepat penyebaran api sehingga berpotensi memperparah situasi. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjibaku memadamkan api yang belum sepenuhnya berhasil dikendalikan.
Sumber: antaranews.com






