Lutimterkini- Ribuan mata tertuju pada gocekan bola dan akselerasi dari salah satu pemain kesebelasan Wotu.Mobilitas dan perjuangan Spartan menjadi ciri khas pemain yang biasa diplot di beberapa posisi dalam pertandingan sepakbola yang dijalani klubnya. Posisi gelandang, sayap kiri ataupun kanan menjadi pilihan bagi pelatihnya untuk memainkan pemain muda ini.
Di usainya yang masih 16 tahun, Muhammad Farel Al Gibran, nama lengkap pessepakbola asal Wotu kabupaten Luwu Timur ini, kerap menyita perhatian pecinta bola di Luwu Timur, khususnya di Wotu.
Penampilan ciamak ‘ Farel’ demikianbiasa ia disapa, selalu menjadi pilihan bagi kesebelasan Gaswo, klub kebanggan masyarakat Wotu masuk dalam starting eleven dalam setiap laga yang dihadapi. “ Kecepatannya begitu luar biasa, ditunjang stamina yang prima serta mampu beradaptasi dengan seniornya di lapangan membuat Farel selalu tampil gemilang dan memberi kontribusi bagi timnya,” ungkap Sarifuddin, salah seorang penonton yang menyaksikan laga final Balantang Cup, Selasa (23/05/2023).
Dalam laga final tersebut, pemain yang masih duduk di bangku kelas 10 SMAN 2 Luwu Timur ini berhasil mengantarkan tim Gaswo Wotu menjuarai turnamen Balantang Cup ke-VI. Bahkan di laga puncak tersebut, Farel mencetak sebuah gol sekaligus mengalahkan tuan rumah Pesbal Balantang dengan skor 2-1.
Kepada pewarta Lutimterkini.com, Farel mengungkapkan obsesinya menjadi pemain sepakbola professional. Anak dari pasangan Dwi Handayani dan Umar yang dilahirkan pada 29 Januari 2007 silam bercita-cita bisa sukses meniti karir sebagai pesepakbola.
“ Dengan latihan rutin dan pengalaman mengikuti turnamen sepakbola baik di Luwu Timur maupun di luar daerah lainnya semoga menjadi modal utama saya merealisasikan cita-cita sebagai pemain sepakbola professional,” tuturnya pemain dengan tinggi badan 175 cm itu kepada Lutimterkini.com, Kamis (25/05/2023) di sela-sela Kejurda cabor Sepakbol a yang dihelat di Malili.
Pada Kejurda Luwu Timur yang tengah berlangsung, Farel kembali menjadi perbincangan penonton yang menyaksikan penampilannya bersama tim SMA kecamatan Wotu. Penampilan Farel yang begitu mobile tak jarang membuat penonton memberi aplaus dan berdecak kagum.
“ Itu gelandang SMA Wotu sangat cepat, pergerakannya kerap merepotkan barisan belakang lawannya. Sama seperti gelandang asing yang dimiliki PSM Makassar Kenzo Nambu. Semoga dia bisa menjadi pemain handal di masa mendatang,” ungkap Hasan, salah seorang guru olahraga SMAN 1 Luwu Timur Malili.
Kembali ke Farel, rupanya kecintannya pada sepakbola mulai terlihat sejak ia duduk di bangku SD. “ Waktu itu sering mewakili sekolah ke berbagai pertandingan di tingkat kecamatan baik masih di SD dan SMP. Saya juga pernah ikut sekolah sepakbola (SSB) di Mangkutana selama kurang lebih setahun,” tandas Farel dengan senyum khasnya.
Tetap berlatih yang tekun ya Farel. Semoga obsesi dan cita-citamu menjadi pesepakbola professional bisa terwujud. !!!! (Lt/sps).





