• Disclaimer
  • Home
  • Iklan
  • Kode Etik Jurnasitik
  • Kontak
  • Luwu Timur
  • Redaksi
  • VIDEO
Oktober 10, 2026
Info luwu timur
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
Info luwu timur
No Result
View All Result
Home Daerah

Nur Alam Nyatakan Data Aset Sultra yang Dipakai ASR Tidak Valid

13 September 2026
in Daerah, National, Politics
0
Share on FacebookShare on Twitter

Lutimterkini- Kendari — Polemik penertiban aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menghangat. Gubernur Sultra dua periode, 2008–2018, Nur Alam, angkat bicara keras menanggapi sejumlah pernyataan Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) soal aset daerah. Ia menilai informasi yang disampaikan ASR tidak berdasar dan berpotensi membuat publik resah.

Salah satu hal yang dibantah Nur Alam adalah klaim adanya kerja sama kontrak selama 90 tahun yang lantas diperpanjang 60 tahun pada pembangunan Lippo Plaza Kendari. Menurutnya, skema yang benar adalah kontrak berjalan 30 tahun, disertai opsi perpanjangan dua kali sesuai kesepakatan para pihak. Ia menegaskan tak pernah ada perjanjian selama yang disebutkan ASR.

Kritik itu ia sampaikan dalam konferensi pers yang digelar di sebuah hotel di Kota Kendari, Rabu (9/8/2026). Nur Alam menuding gubernur petahana kerap keliru membaca data. Menurut dia, kekeliruan itu membuat ASR seolah menyebarkan hoaks dan menyampaikan informasi tidak valid yang bisa memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Kalau kita simak, saya bisa mengkategorikan gubernur telah menyebar hoaks atau memberikan informasi yang tidak valid yang bisa menciptakan keresahan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Nur Alam.

Ia menekankan persoalan aset Pemprov Sultra bukan perkara yang baru muncul dan tidak bisa dituntaskan secara instan. Pada masa kepemimpinannya, kata Nur Alam, pihaknya bersama jajaran birokrasi sudah menelusuri ribuan aset daerah. Penelusuran itu menyentuh aset dari berbagai periode pemerintahan, mulai era Edi Sabara, Abdullah Silondae, Alala, La Ode Kaimoeddin, sampai Ali Mazi.

Proses identifikasi tersebut, menurut Nur Alam, memakan waktu hampir enam tahun. Ia menyatakan kerja panjang itu turut mengeluarkan Pemprov Sultra dari opini disclaimer Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan mengantarkannya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Karena itu, ia menolak anggapan bahwa persoalan aset daerah selama ini diabaikan.

Nur Alam juga membantah sejumlah informasi lain yang dinilainya keliru, termasuk soal kerja sama pembangunan pusat perbelanjaan Lippo Plaza Kendari. Baginya, data valid seharusnya menjadi dasar dalam setiap pernyataan pejabat publik agar tidak memicu polemik berkepanjangan di masyarakat.

Sumber: beritasulawesi.co.id

ShareTweetShare

Related Posts

Jurnalis Kendari Kepung Polda Sultra, Tuntut Kapolda Turun Tangan

Jurnalis Kendari Kepung Polda Sultra, Tuntut Kapolda Turun Tangan

by redaksi
0

Lutimterkini- Kendari — Sejumlah pewarta yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kendari, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi...

Sinergi Bea Cukai dan BAIS TNI Amankan 4,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Sinergi Bea Cukai dan BAIS TNI Amankan 4,2 Juta Batang Rokok Ilegal

by redaksi
0

Lutimterkini- Donggala — Sebanyak 4.200.000 batang rokok tanpa pita cukai berhasil diamankan dalam operasi gabungan yang digelar KPPBC TMP C...

Vale Indonesia Tekankan Kepemimpinan Inklusif di Makassar Leadership Summit 2026 (Lutimterkini)

Vale Indonesia Tekankan Kepemimpinan Inklusif di Makassar Leadership Summit 2026

by redaksi
0

Lutimterkini- Makassar — PT Vale Indonesia Tbk menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar soal capaian karier dan pertumbuhan bisnis semata. Perusahaan...

Please login to join discussion

RECOMMENDED

Jurnalis Kendari Kepung Polda Sultra, Tuntut Kapolda Turun Tangan

Jurnalis Kendari Kepung Polda Sultra, Tuntut Kapolda Turun Tangan

Sinergi Bea Cukai dan BAIS TNI Amankan 4,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Sinergi Bea Cukai dan BAIS TNI Amankan 4,2 Juta Batang Rokok Ilegal

  • 52.2M Fans
  • 134 Followers
  • 69.6k Followers
  • 206k Subscribers
  • 596 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • PT Vale Indonesia Tbk  Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    PT Vale Indonesia Tbk Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSN Kawasan Industri Malili, Nilai Investasi Rp 221 T dan Bakal Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjelasan Ketua DPRD Lutim Soal Video Viral Dirinya Enggan Bersalaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News : 1 Warga Wawondula, Luwu Timur Positif Covid-19

    5517 shares
    Share 5517 Tweet 0
  • Breaking News : Tambah 9, Warga Lutim Positif Corona Jadi 11 Orang

    3743 shares
    Share 3743 Tweet 0
Info luwu timur

© 2021 NEWS

LUTIM TERKINI

  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politik
  • Internasional
  • Bisnis
  • Science
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Regional
  • Sulsel
  • Travel
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2021 NEWS

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In