• Disclaimer
  • Home
  • Iklan
  • Kode Etik Jurnasitik
  • Kontak
  • Luwu Timur
  • Redaksi
  • VIDEO
Januari 21, 2026
Info luwu timur
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
Info luwu timur
No Result
View All Result
Home Daerah

Obat dan Makanan Kadaluarsa Ditemukan di Wotu dan Tomoni Timur

1 Mei 2021
in Daerah, Health, Luwu Timur
0
Obat dan Makanan Kadaluarsa Ditemukan di Wotu dan Tomoni Timur
Share on FacebookShare on Twitter

Wotu, Lutimterkini- Tim koordinasi pengawas obat dan makanan Kabupaten Luwu Timur terus bergerak di lapangan. Hari ini , Jumat (30/04/2021) adalah hari kelima tim melakukan pengawasan, dengan objek pengawasan di Kecamatan Wotu dan Tomoni Timur (Tomtim). Di Kecamatan Wotu pengawasan dilakukan di Pasar Wotu, Kios, super market dan toko-toko yang menjual makanan dan minuman dalam jumlah besar. Sementara di Kecamatan Tomoni Timur, pengawasan difokuskan pada Kios dan supermarket untuk memeriksa makanan, minuman dan obat-obatan yang dijual.

 

Seperti biasa, tim pengawas dibagi dua kelompok masing-masing tim memeriksa makanan dan tim Pemeriksa obat-obatan termasuk kosmetik.

 

Pengawasan dimulai di pasar Wotu yang berada persis didepan RSUD I Lagaligo. Tim memeriksa makanan dan minuman yang dijual para pedagang dan juga kosmetik untuk memastikan bahwa barang yang dijual tidak kadaluarsa atau mengandung bahan berbahaya.

 

Selain di pasar, tim juga memeriksa Kios-kios yang berjejer di depan rumah sakit yang menjual makanan dan minuman seperti biskuit, roti, kue kering serta minuman kemasan.

 

Hasilnya, tim menemukan beberapa kios yang masih menjual makanan yang sudah kadaluarsa terutama biskuit dan roti serta kue-kue hasil industri rumah tangga yang tidak memiliki PIRT. Terhadap makanan kadaluarsa ini, diminta kepada pemilik kios agar barang yang masih bisa ditukar agar segera dikembalikan kepada distributor dan sebagian lagi dimusnakan di tempat disaksikan oleh Tim pengawasan lalu dibuatkan berita acara.

 

Andi Polejiwa, selaku ketua tim pengawas makanan meminta kepada pemilik kios agar rutin mengecek barang jualan mereka terutama sejenis roti ataupun biskuit yang cepat kadaluarsa. Jika ditemukan supaya tidak lagi dijual dan segera ditukar dengan barang baru ke agen nya.

 

“Tolong ibu-ibu perhatikan dengan baik barang jualan ta, kalau sudah kadaluarsa tidak usah dijual karena akan membahayakan jika dikonsumsi,” tegas Andi Polejiwa, kepada pemilik kios di pasar Wotu.

 

Sementara untuk obat-obatan termasuk kosmetik, tim pengawas tidak menemukan obat atau kosmetik yang kadaluarsa baik di toko maupun di swalayan, hanya beberapa jenis obat keras yang tidak diperbolehkan dijual kecuali di Apotek dan toko obat.

 

Namun demikian, berbeda dengan pengawasan yang dilakukan di Kecamatan Tomoni Timur. Di wilayah ini tim pengawas menemukan makanan yang telah kadaluarsa pada beberapa kios yang ada seputaran ibu kota Kecamatan Tomoni Timur. Bahkan tim juga mendapati kios dan super market yang menjual obat secara ilegal mulai obat bebas terbatas sampai obat keras, bahkan ada juga yang telah kadaluarsa. Hal ini dinilai oleh tim sebagai pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan.

 

Terkait obat keras dan kadaluarsa ini, tim kemudian meminta untuk dilakukan tindakan pemusnahan di tempat oleh pemilik toko dengan disaksikan oleh tim pengawas obat dan makanan, lalu dibuatkan berita acara pemusnahan yang ditandatangani oleh ketua tim dan pemilik toko.

 

Tim juga memberikan edukasi kepada pemilik toko mengenai obat-obatan yang boleh dan tidak boleh dijual kecuali apotek dan toko obat serta dihimbau agar tidak mudah menerima tawaran dari pihak distributor jika ada yang menawarkan obat-obatan untuk dijual. (LT/ikp/kominfo)

 

 

Tags: Obat dan Makanan KadaluarsaPemeriksaan di Wotu dan Tomoni TimurRazia Obat dan Makanan Lutim
ShareTweetShare

Related Posts

Petani Kebun di Lampia Tak Terima Tawaran Harga Ganti Rugi Tanaman,  Minta Perlindungan Polisi

Petani Kebun di Lampia Tak Terima Tawaran Harga Ganti Rugi Tanaman, Minta Perlindungan Polisi

by redaksi
0

Lutimterkini- Petani kebun di desa Harapan, Lampia kecamatan Malili, Luwu Timur mengajukan perlindungan ke aparat kepolisian setempat.  Pasalnya, deadline waktu...

Perkuat Sinergi Industri dan Pertahanan Laut untuk Keberlanjutan: Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali

Perkuat Sinergi Industri dan Pertahanan Laut untuk Keberlanjutan: Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali

by redaksi
0

Lutimterkini-  Keberhasilan pembangunan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kekuatan pertahanan yang solid. Sinergi keduanya adalah fondasi untuk menciptakan ekosistem yang...

Momentum Konsolidasi, FORKODA PP-DOB Sulsel Lantik Pengurus dan Gelar Raker 18 Januari

Momentum Konsolidasi, FORKODA PP-DOB Sulsel Lantik Pengurus dan Gelar Raker 18 Januari

by redaksi
0

MAKASSAR — Forum Komunikasi Daerah (FORKODA) Percepatan Pembentukan Daerah Otonom Baru (PP-DOB) Provinsi Sulawesi Selatan dijadwalkan menggelar pelantikan dan rapat...

Please login to join discussion

RECOMMENDED

Sampaikan Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional

Sampaikan Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional

Petani Kebun di Lampia Tak Terima Tawaran Harga Ganti Rugi Tanaman,  Minta Perlindungan Polisi

Petani Kebun di Lampia Tak Terima Tawaran Harga Ganti Rugi Tanaman, Minta Perlindungan Polisi

  • 52.2M Fans
  • 139 Followers
  • 69.6k Followers
  • 207k Subscribers
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • PT Vale Indonesia Tbk  Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    PT Vale Indonesia Tbk Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSN Kawasan Industri Malili, Nilai Investasi Rp 221 T dan Bakal Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjelasan Ketua DPRD Lutim Soal Video Viral Dirinya Enggan Bersalaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News : 1 Warga Wawondula, Luwu Timur Positif Covid-19

    5517 shares
    Share 5517 Tweet 0
  • Breaking News : Tambah 9, Warga Lutim Positif Corona Jadi 11 Orang

    3743 shares
    Share 3743 Tweet 0
Info luwu timur

© 2021 NEWS

LUTIM TERKINI

  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politik
  • Internasional
  • Bisnis
  • Science
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Regional
  • Sulsel
  • Travel
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2021 NEWS

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In