Lutimterkini- Mamuju — Seorang perempuan penyandang disabilitas bernama Husriani alias Suci, 30 tahun, ditemukan tak bernyawa di tepi Pantai Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Jasad korban pertama kali dilihat warga setempat pada Senin pagi, 14 September 2026, di kawasan pantai Lingkungan Tampalangbagu, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku. Penemuan itu langsung dilaporkan ke Polsek setempat.
Kondisi jenazah saat ditemukan telentang. Warga yang melihat pertama kali melaporkan adanya luka pada tubuh korban. Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan bahwa korban merupakan penyandang disabilitas. Ia menyampaikan hal itu kepada awak media pada Senin, 14 September 2026.
Personel Polresta Mamuju bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi di sekitar pantai juga dimintai keterangan. Dari pemeriksaan awal, tim medis menemukan sekitar enam luka lecet di lengan korban. Selain itu, mulut korban mengeluarkan busa.
Herman mengungkapkan temuan awal tersebut sebagai bagian dari pemeriksaan di lokasi. Ia menegaskan pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut. Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju untuk keperluan itu.
Hingga kini, kepolisian masih menanti hasil pemeriksaan dari pihak medis RS Bhayangkara. Hasil tersebut diperlukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian sekaligus memastikan kondisi luka-luka yang ada di tubuh korban. Polresta Mamuju berjanji akan menyampaikan informasi begitu seluruh rangkaian pemeriksaan rampung.
Masyarakat diimbau tidak berspekulasi soal penyebab kematian perempuan tersebut. Herman meminta warga menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian selesai sebelum menarik kesimpulan. Imbauan itu disampaikan agar tidak muncul informasi keliru di tengah masyarakat.
Kasus ini menambah daftar penemuan jasad di kawasan pesisir Sulawesi Barat. Polisi belum menyebut adanya unsur pidana maupun dugaan lain dalam peristiwa tersebut. Penyebab kematian baru bisa dipastikan setelah tim medis menuntaskan pemeriksaan forensik.
Pihak keluarga korban belum memberikan keterangan kepada media. Polresta Mamuju juga belum merinci kronologi lengkap sejak korban terakhir terlihat hingga ditemukan warga. Penyelidikan masih berjalan sambil menunggu hasil laboratorium dan pemeriksaan dokter.
Warga Kelurahan Sinyonyoi dan sekitar Kecamatan Kalukku diminta tetap tenang. Aparat memastikan pengamanan di lokasi berjalan normal pascaproses olah TKP. Informasi resmi lanjutan akan disampaikan melalui kanal kepolisian begitu hasil pemeriksaan diterima.
Sumber: detik.com






