Lutimterkini- Prabowo Subianto telah resmi dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024, kemarin. Pengamat politik menilai pelantikan ketua umum Gerindra ini sebagai orang nomor satu di Indonesia akan memberi pengaruh besar (Prabowo effect) dalam pilkada serentak yang akan dihelat pada 27 Nopember 2024 mendatang.
Pengamat politik yang juga dosen Fisip Unhas, Prof. Dr. Sukri Tamma kepada pewarta Lutimterkini.com, Rabu (23/10/2024) mengungkapkan preferensi politik pemilih akan berubah dalam pilkada serentak 2024 , usai Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden.
“ Prabowo Subianto akan menjadi figur sentral dalam percaturan politik nasional, termasuk pilkada serentak Nopember nanti. Pemilih nanti akan condong pada calon yang terasosiasi dengan Prabowo (partai Gerindra) “ kata Sukri.
Dia menambahkan, secara psikologis pemilih biasanya akan cenderung mendukung calon kepala daerah mengikuti rezim yang berkuasa, apalagi kontestasi politik baik Pilpres dan pilkada waktunya berdekatan. “ Saya menilai usungan partai Gerindra sebagai rezim yang berkuasa akan menguntungkan pasangan calon kepala daerah dengan Prabowo effect ini,” ujarnya.
Terpisah, legislator partai Gerindra Luwu Timur yang juga ketua koalisi partai pengusung Budiman-Akbar, Sarkawi Hamid, sependapat dengan Sukri Tamma. “ Salah satu visi Presiden Prabowo untuk Indinesia ke depan adalah Swasembada pangan dan Swasembada energi. Hal ini sangat sejalan dengan visi Budiman- Akbar yang menggenjot sektor pertanian dan tanaman pangan, dengan menaikkan anggaran sektor pertanian dari sebelumnya hanya sekitar Rp 40 Miliar lebih menjadi Rp 87 Miliar.” Beber Sarkawi.
Bahkan lanjut Sarkawi,ke depan kita akan memprogramkan Pupuk Gratis untuk semua jenis pupuk kimia seperti Urea, Ponska dan Pupuk formula khusus..” ini komitmen kita untuk memperkuat petani menuju Swasembada pangan secara nasional. Prabowo Effect akan melapangkan jalan kemenangan bagi pasangan Budiman-Akbar di pilkada Luwu Timur 2024,” imbuhnya.
Dalam pilkada serentak 2024, pasangan calon bupati /wakil bupati Luwu Timur Budiman-Akbar diusung PDI-P, Golkar, Gerindra dan PPP. Pasangan dengan tagline’ Lanjutkan Kebaikan’ ini mengontrol 17 kursi atau setara dengan 46,5 % kekuatan di DPRD Luwu Timur. (Lt/sps/acs)






