Lutimterkini- PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak, dengan menghadirkan dua dokter spesialis anak dan kandungan di Puskesmas Baula dan Puskesmas Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sultra, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan yang menekankan kontribusi berkelanjutan dalam memperkuat akses layanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil dan anak di sekitar wilayah operasional.
Dalam pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di Puskesmas Baula difokuskan pada pemeriksaan komprehensif oleh dokter spesialis kandungan.
Program ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini kehamilan berisiko, seperti hiperemesis (mual berlebih pada hamil muda) dan preeklamsia (keracunan kehamilan), serta menangani gangguan ginekologi lainnya.
Penanggung Jawab Medis IGP Pomalaa PTVI, dr. Fathurrahman, mengatakan, bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak.
“Program EGS ini menjadi bagian dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), dengan memberikan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional,” katanya.
Ia menjelaskan, dengan melalui kegiatan ini anak-anak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara langsung oleh tenaga medis, termasuk dokter spesialis anak, sehingga deteksi dini terhadap berbagai masalah kesehatan dapat dilakukan lebih cepat.
“Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi yang baik antara PT Vale Indonesia (PTVI), tenaga kesehatan, serta pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kolaka,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa kegiatan dokter spesialis kandungan (Obgyn) yang dihadirkan PT Vale melalui IGP Pomalaa di Puskesmas Baula dan Pomalaa, merupakan langkah strategis. Program ini berfokus pada deteksi dini kehamilan berisiko seperti preeklamsia dan hiperemesis serta memantau gizi untuk mencegah stunting serta kematian ibu dan anak.
“Pemeriksaan ibu hamil dan janin secara rutin, bertujuan untuk mendeteksi dini risiko komplikasi, memantau pertumbuhan janin, dan memberikan asupan gizi yang tepat,”ungkapnya
Sementara itu, dokter spesialis Obgyn, dr. H. Marwan Abbas, Sp.OG mengatakan, bahwa kegiatan skrining dan deteksi dini kehamilan berisiko tinggi (Resti) yang dilakukan oleh tim kesehatan Puskesmas merupakan upaya krusial untuk mencegah kematian ibu dan bayi serta mengatasi komplikasi, seperti keracunan kehamilan (preeklamsia), anemia, atau gangguan nutrisi.
“Kegiatan ini sebenarnya untuk mendeteksi kehamilan yang berisiko terhadap ibu hamil, hampir semua yang kita skrining kehamilannya berisiko, seperti hamil muda, mengidam, dan ada yang keracunan kehamilan, jadi diperiksa, dan juga ada yang di kasih obat dan dikasih nasehat supaya selanjutnya bagaimana pihak pemeriksa atau tim kesehatan dari puskesmas, disini apa yang bisa dilakukan, dari pihak pasien apa yang di lakukan supaya kehamilannya berlanjut aman dan saat melahirkan sehat,” katanya
Ia menjelaskan, bahwa pendekatan layanan tersebut merupakan tahapan wajar dalam pengembangan layanan kesehatan, terutama di fasilitas kesehatan baru atau yang sedang meningkatkan kualitas pelayanannya. Dengan membatasi fokus pada kasus kehamilan rutin terlebih dahulu, tim medis dapat memastikan keamanan pasien dan mempersiapkan rujukan ke fasilitas yang lebih tinggi jika ditemukan kasus risiko tinggi atau komplikasi.
“Nantinya juga ada pasien-pasien yang untuk kelainan atau kah ada masalah dengan kandungan, untuk saat ini pasiennya masih terbatas pada kasus-kasus kehamilan dulu,”jelasnya
dr Marwan menambahkan, untuk layanan difokuskan pada Antenatal Care secara komprehensif, termasuk pemeriksaan USG dasar untuk memantau kesehatan ibu dan janin serta deteksi dini risiko kehamilan.
“Jadi ada pemeriksaan pisis lanjut menunjang USG pemberian pengobatan dan nantinya juga dilakukan pemeriksaan selanjutnya,”ujarnya
Lebih lanjut, kata dia, sangat tepat dan sejalan dengan komitmen keberlanjutan PT Vale Indonesia Tbk. Pendekatan yang mengintegrasikan kesehatan keluarga karyawan dan masyarakat sekitar dengan produktivitas kerja merupakan bagian dari strategi.
“Sebenarnya kegiatan ini berlanjut terus, dan akan memberikan dampak positif bagi perusahaan, karna kenapa rata-rata pasien keluarga dari pekerja, keluarga dari tempat lingkungan PT Vale beroperasi, jadi kalau semuanya aman, mereka sehat semuanya pasti suami-suaminya juga bekerja akan tenang dan juga akan produktivitas kerjanya, para karyawan pasti akan meningkat dan tidak memikirkan lagi kesehatan keluarganya dirumah,”kata Marwan
Ia juga menambahkan, bahwa
kegiatan pelayanan kesehatan yang diinisiasi oleh PT Vale Indonesia Tbk, seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan sosialisasi perilaku hidup bersih, memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional, terutama di wilayah lingkar tambang.
“Kalau masyarakat sekitar, semua sekiranya dengan kegiatan seperti ini akan memberikan dampak sangat positif, karena selama ini akan dilakukan dipuskesmas, mungkin ada yang tidak terdeteksi dan juga mungkin ada yang obatnya misalnya kurang, akan dilengkapi dengan program dari PT Vale,”ujarnya
dr Marwan juga mengungkapkan, bahwa komitmen ini merupakan bagian dari strategi PT Vale untuk memastikan keberlanjutan sosial dan kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.
“Saya harap PT Vale bisa memberikan pelayanan yang maksimal, karena mereka membawa obat dan mereka juga menyiapkan semua alat penunjangnya, jadi bisa maksimallah. Ungkapnya (Lt/sps/acs/ris/vi)






