• Disclaimer
  • Home
  • Iklan
  • Kode Etik Jurnasitik
  • Kontak
  • Luwu Timur
  • Redaksi
  • VIDEO
Mei 4, 2026
Info luwu timur
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
Info luwu timur
No Result
View All Result
Home Business

Menyatukan Wilayah, Membuka Masa Depan: PT Vale Perkuat Infrastruktur Strategis Sulawesi Selatan untuk Pertumbuhan Inklusif dan Tangguh Iklim

23 Desember 2025
in Business, Daerah, Lifestyle, Luwu Timur, National, Sulsel
0
Menyatukan Wilayah, Membuka Masa Depan: PT Vale Perkuat Infrastruktur Strategis Sulawesi Selatan untuk Pertumbuhan Inklusif dan Tangguh Iklim
Share on FacebookShare on Twitter

Lutimterkini- Pembangunan infrastruktur hari ini bukan sekadar soal konektivitas fisik, melainkan fondasi bagi pemerataan ekonomi, ketahanan wilayah, dan kualitas hidup masyarakat di masa depan. Berangkat dari pemahaman tersebut, PT Vale Indonesia Tbk, bagian dari grup MIND ID, menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam agenda pembangunan berkelanjutan Sulawesi Selatan melalui pembangunan Matano Belt Road serta penguatan ketahanan wilayah dari risiko bencana hidrometeorologi.

Matano Belt Road (MBR) merupakan infrastruktur jalan provinsi strategis yang menghubungkan Malili, Nuha, hingga perbatasan Sulawesi Tengah, sebuah koridor penting yang selama ini menjadi tantangan akses bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi. Jalan ini dirancang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru yang lebih merata, sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempercepat pembangunan wilayah berbasis konektivitas, produktivitas, dan keberlanjutan.

Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer PT Vale Indonesia, Abu Ashar, menegaskan bahwa infrastruktur memiliki makna yang jauh melampaui fungsi teknisnya. Ia menjadi penghubung antara potensi dan peluang. “Ketika akses terbuka, ekonomi bergerak, layanan publik semakin dekat, dan masyarakat memiliki kesempatan yang lebih adil untuk tumbuh. Itulah esensi dari pembangunan Matano Belt Road, bukan hanya membangun jalan, tetapi membangun masa depan,” ujar Abu Ashar usai menghadiri peletakan batu pertama proyek tersebut di Ussu.

Pembangunan Matano Belt Road juga dirancang dengan standar keselamatan dan teknis yang ketat, memastikan efisiensi lalu lintas serta keamanan pengguna jalan. Dengan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan, kawasan ini diharapkan menjadi tulang punggung baru bagi pengembangan pusat-pusat ekonomi, logistik daerah, serta sektor unggulan seperti pariwisata Danau Matano, salah satu danau purba terdalam di dunia yang menyimpan potensi ekologi dan ekonomi bernilai global.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa Matano Belt Road merupakan wujud konkret kolaborasi strategis antara pemerintah dan sektor industri dalam mempercepat pembangunan daerah. Ia menilai kehadiran jalan ini akan menjadi jalur alternatif sekaligus akses utama yang memperkuat konektivitas Luwu Timur dan kawasan sekitarnya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, yang menegaskan bahwa konektivitas Ussu hingga pesisir Danau Matano telah lama dinantikan masyarakat. Jalan ini diyakini akan membuka sentra ekonomi baru, khususnya di sektor pariwisata berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Luwu Timur sebagai simpul pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Sulawesi Selatan.

Komitmen PT Vale terhadap pembangunan wilayah tidak berhenti pada konektivitas darat. Menyadari meningkatnya risiko perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi, perusahaan juga berkontribusi dalam penguatan ketahanan wilayah melalui proyek normalisasi Sungai Baliase di Kabupaten Luwu Utara. Kegiatan pengerukan sedimen dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aliran sungai dan mengurangi risiko banjir yang selama ini berdampak langsung pada keselamatan dan aktivitas masyarakat.

Proyek normalisasi ini dirancang secara cermat dengan pendekatan teknis hidraulika, keselamatan kerja, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Pendekatan tersebut memastikan fungsi sungai sebagai sistem drainase alami tetap terjaga, sekaligus meminimalkan dampak terhadap ekosistem sekitar. Upaya ini melengkapi inisiatif mitigasi banjir yang sebelumnya telah dilakukan PT Vale, termasuk dukungan penyediaan ribuan jumbo bag untuk penanganan darurat.

Melalui pembangunan Matano Belt Road dan normalisasi Sungai Baliase, PT Vale menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Sulawesi Selatan yang lebih terhubung, tangguh terhadap risiko iklim, dan berdaya saing global. Infrastruktur ini bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi menyatukan harapan, menciptakan ruang bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam lanskap global yang menuntut pembangunan rendah karbon dan berkeadilan, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci. Melalui inisiatif ini, PT Vale menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai bagian integral dari kontribusi jangka panjang bagi Indonesia—membangun hari ini, demi masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan. (Lt/sps/acs/ris/vi)

ShareTweetShare

Related Posts

Selidiki Penyebab Kebakaran di RSUD I Lagaligo, Polisi Segera Panggil Sejumlah Pihak

PSN Kawasan Industri IHIP: Warga Lutim Jangan Mau Diadu Domba di Tanah Sendiri

by redaksi
0

Oleh : Asri Tadda (Wakil Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Timur) Di Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, sebuah ironi...

Sekolah Jadi Episentrum Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Lutim

Sekolah Jadi Episentrum Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Lutim

by redaksi
0

Lutimterkini- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur terus melanjutkan konsolidasi demokrasi dengan menyasar para pelajar di sekolah sebagai...

Respon Luberan Lumpur ke Jalan raya, PT PUL Lakukan Pembenahan

Respon Luberan Lumpur ke Jalan raya, PT PUL Lakukan Pembenahan

by redaksi
0

Lutimterkini-  Tersumbatnya drainase penyebab melubernya limpasan air dari lokasi tambang PT PUL ke jalan raya. Kondisi ini tidak berlangsung lama...

Please login to join discussion

RECOMMENDED

Selidiki Penyebab Kebakaran di RSUD I Lagaligo, Polisi Segera Panggil Sejumlah Pihak

PSN Kawasan Industri IHIP: Warga Lutim Jangan Mau Diadu Domba di Tanah Sendiri

Sekolah Jadi Episentrum Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Lutim

Sekolah Jadi Episentrum Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Lutim

  • 52.2M Fans
  • 137 Followers
  • 69.6k Followers
  • 207k Subscribers
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • PT Vale Indonesia Tbk  Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    PT Vale Indonesia Tbk Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSN Kawasan Industri Malili, Nilai Investasi Rp 221 T dan Bakal Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjelasan Ketua DPRD Lutim Soal Video Viral Dirinya Enggan Bersalaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News : 1 Warga Wawondula, Luwu Timur Positif Covid-19

    5517 shares
    Share 5517 Tweet 0
  • Breaking News : Tambah 9, Warga Lutim Positif Corona Jadi 11 Orang

    3743 shares
    Share 3743 Tweet 0
Info luwu timur

© 2021 NEWS

LUTIM TERKINI

  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politik
  • Internasional
  • Bisnis
  • Science
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Regional
  • Sulsel
  • Travel
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2021 NEWS

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In