• Disclaimer
  • Home
  • Iklan
  • Kode Etik Jurnasitik
  • Kontak
  • Luwu Timur
  • Redaksi
  • VIDEO
Februari 8, 2026
Info luwu timur
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
Info luwu timur
No Result
View All Result
Home Daerah

Sah, Sertifikat Indikasi Geografis Diraih : Lada Lutim Akan Makin Berjaya

17 September 2020
in Daerah, Luwu Timur, National
0
Sah, Sertifikat Indikasi Geografis  Diraih : Lada Lutim Akan Makin Berjaya
Share on FacebookShare on Twitter

Lutimterkini- Kesejahteraan petani lada (merica) di kabupaten Luwu Timur diprediksi akan mningkat seiring dengan perolehan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) yang diserahkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) kepada pemkab Luwu Timur. Penyerahan serifikat IG sekaligus membuat komoditas Lada Luwu Timur akan makin meningkat di waktu mendatang.

Serifikat Indikasi Geografis sangat diperlukan daerah penghasil Lada agar komoditas ini dapat bersaing di pasaran nasional maupun global. “ Alhamdulilah, dengan pembinaan dan pendampingan yang diberikan instansi terkait (dinas pertanain dan perkebunan) akhirnya daerah kita Luwu Timur mendapatkan sertikat indikasi geografis dan Lada Luwu Timur akan menjadi salah satu  sentra terbesar komoditas Lada di kancah nasional maupun secara global,” ujar Bupati Luwu Timur Muhammad Thoriq Husler usai menerima Sertikat IG dari Sekjen Kementerian Hukum dan Ham di Makassar, Kamis (17/09/2020).

Sesuai data dari Dinas Pertanian Luwu Timur Tahun 2016, total luas lahan tanaman lada di Luwu Timur 5.544 ha terbagi di 11 kecamatan yaitu kecamatan Towuti 3.832 ha, Wasuponda 699 ha, Burau 263 ha, Malili 278 ha. Tomoni 168 ha, Nuha 131 ha, Wotu 102 ha dan sisanya tersebar di kecamatan lain. Total produksi lada telah mencapai + 3.819,00 ton dengan produktivitas 1,45 ton/ha dengan melibatkan 6.158 KK.

Pada kesempata ini, bupati Husler juga didampingi ketua DPRD Luwu Timur Amran Syam Selaku ketua asosiasi petani lada indonesia (APLI) Luwu Timur serta kepala dinas pertanian dan Koperindag Luwu Timur. “ Semoga dengan Sertifikat Indikasi Geografis ini menjadi awal yang baik dan era kebangkitan petani Lada di Bumi Batra Guru menuju Luwu Timur yang maju, mandiri dan lebih terkemuka.” Imbuh Amran Syam.

Untuk diketahui, strategi pengembangan lada diarahkan pada pengembangan peningkatan nilai tambah dan pemanfaatan potensi yang ramah lingkungan. Lada Maonan Luwu Timur memiliki kekhasan citarasa yang khas rasa yang lebih pedas dan kandungan peperin lebih tinggi dibandingkan dengan lada di tempat lain. Mengingat potensi tersebut diatas sebagai salah satu upaya perlindungan terhadap keaslian dan kekhasan produk yang dihasilkan sekaligus peningkatan nilai tambah bagi petani serta peningkatan produktivitas dan mutu tanaman, perlu dilakukan sertifikasi Indikasi Geografis (IG). Pada Tahun 2017 dan dilanjutkan tahun 2018 melalui Anggaran APBN Ditjen Perkebunan mengalokasikan fasilitasi kegiatan Indikasi Geografis. (LTACS).

Tags: Ketua ALPI Luwu Timur Amran SyamLada Luwu TimurSertikat Indikasi Geografis Lada Lutim
ShareTweetShare

Related Posts

KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

by redaksi
0

MAKASSAR - Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) kembali menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya tetap berada pada satu garis...

PT CLM Gelar Musyawarah Desa : Konsistensi Pelaksanaan Program PPM

PT CLM Gelar Musyawarah Desa : Konsistensi Pelaksanaan Program PPM

by redaksi
0

Lutimterkini- Perusahaan pertambangan Nikel yang beroperasi di Luwu Timur, PT Citra Lampia Mandiri (CLM) menggelar musyawarah prpgram pengembangan dan pemberdayaan...

Sampaikan Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional

Sampaikan Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional

by redaksi
0

Jakarta — Perusahaan pertambangan nikel berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale atau “Perseroan”; IDX: INCO), menghadiri undangan Rapat Dengar...

Please login to join discussion

RECOMMENDED

KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

PT CLM Gelar Musyawarah Desa : Konsistensi Pelaksanaan Program PPM

PT CLM Gelar Musyawarah Desa : Konsistensi Pelaksanaan Program PPM

  • 52.2M Fans
  • 138 Followers
  • 69.6k Followers
  • 207k Subscribers
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • PT Vale Indonesia Tbk  Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    PT Vale Indonesia Tbk Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSN Kawasan Industri Malili, Nilai Investasi Rp 221 T dan Bakal Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjelasan Ketua DPRD Lutim Soal Video Viral Dirinya Enggan Bersalaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News : 1 Warga Wawondula, Luwu Timur Positif Covid-19

    5517 shares
    Share 5517 Tweet 0
  • Breaking News : Tambah 9, Warga Lutim Positif Corona Jadi 11 Orang

    3743 shares
    Share 3743 Tweet 0
Info luwu timur

© 2021 NEWS

LUTIM TERKINI

  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politik
  • Internasional
  • Bisnis
  • Science
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Regional
  • Sulsel
  • Travel
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2021 NEWS

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In