Lutimterkini- Persatuan bola basket seluruh Indonesia (Perbasi) kabupaten Luwu Timur sukses menggelar liga pelajar tingkat SMA/ SMK sederajat. Ajang ini dilaksanakan sejak 24 dan 25 Januari 2026 di GOR Malili, Puncak Indah dan lapangan Basket Andi Nyiwi, kelurahan Malili.
Liga basket pelajar tersebut menggunakan format atau sistem pertandingan dua kali pertemuan yang diikuti para peserta 9 tim putra dan 5 tim putri. Sedangkan babak playoff 8 besar dan final dipentaskan sekali dalam dua pekan.
Pada babak Final putri yang dihelat pada Sabtu (29/08/2026) petang, mempertemukan tim basket SMAN 1 Malili Vs SMAN 4 Mangkutana. Dalam partai puncak ini, tim basket putri SMAN 1 keluar sebagai kampiun setelah menyudahi perlawanan SMAN 4 dengan skor, 83-58.
Pada final putra, tim basket SMAN 2 Wotu tampil sebagai juara setelah bertarung habis-habisan dengan SMA YPS Sorowako. Silih berganti kedua tim mencatatkan skor ketat dari empat quarter yang dilalui kedua tim. Saling kejar poin tercipta di masing-masing quarter, bahkan SMA YPS selalu unggul duluan. Namun semangat pantang menyerah dan kolaborasi permainan SMAN 2 Wotu baik dalm pertahanan maupun menyerang terliaht sangat apik.
Dalam laga final yang melelahkan itu, SMAN 2 Wotu akhirnya berhasil mengangkat piala bergilir Liga Perbasi Luwu Timur setelah mengakhiri perlawanan SMA YPS Sorowako dengan skor akhir, 59-52.
Ajang Liga pelajar basket Luwu Timur 2026 ini juga menganugerahkan gelar most valuable player (MVP) yakni pemain terbaik masing-masing kepada Afrillia (bolang) pemain putri SMAN 1 Malili dan untuk putra diraih oleh Rasya dari SMAN 2 Wotu. Salah satu kriteria pemberian gelar MVP berdasarkan performa individu berupa statistik luar biasa dalam mencetak angka (point) assist, rebound dan blok.
Selain piala bergilir, para juara juga mendapatkan uang pembinaan dan sertifikat dari Perbasi Luwu Timur. Sertifikat untuk suporter terbaik sekaligus favorit diraih oleh Spartans dari SMA YPS Sorowako.
“ Ajang turnamen ini kita akan jadikan kalender resmi dari Perbasi Luwu Timur, khsususnya bagian dari pembinaan atlit dan pebasket muda sehingga mampu menancapkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” imbuh Janwar Nurzan, ketua Perbasi Luwu Timur.
Di kesempatan tersebut, Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto meminta kepada seluruh peserta untuk terus mengasah kemampuan, giat berlatih agar bisa menjadi atlit handal. “ Peraturangan final hari ini sangat seru dan menunjukkan talenta dari para atlit muda yang digawangi para pelajar. Semoga bola basket Luwu Timur dapat terus maju dan mengharumkan nama baik daerah di ajang kejuaraan baik tingkat kabupaten, Porprov maupun tingkat nasional,” Ujar Kapolres Ario sekaligus menutup secara resmi liga basket pelajar se Luwu Timur. (Lt/sps/acs)






