• Disclaimer
  • Home
  • Iklan
  • Kode Etik Jurnasitik
  • Kontak
  • Luwu Timur
  • Redaksi
  • VIDEO
September 17, 2026
Info luwu timur
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
Info luwu timur
No Result
View All Result
Home Daerah

Angin Kencang Porak-porandakan 76 Rumah Warga Parepare

17 September 2026
in Daerah, Sulsel
0
Angin Kencang Porak-porandakan 76 Rumah Warga Parepare

Angin Kencang Porak-porandakan 76 Rumah Warga Parepare

Share on FacebookShare on Twitter

Lutimterkini- Parepare — Cuaca ekstrem berupa hembusan angin kencang melanda Kota Parepare, Sulawesi Selatan, selama dua hari berturut-turut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat sebanyak 76 unit rumah penduduk mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan dari ringan hingga sedang. Tidak ada laporan kerusakan berat dalam kejadian ini.

Kepala Pelaksana BPBD Parepare, Rasdy Gery, menyampaikan bahwa pada hari kedua pihaknya menemukan tambahan sekitar 41 rumah yang terdampak. Dengan tambahan tersebut, jumlah keseluruhan rumah yang rusak mencapai 76 unit. Ia menegaskan bahwa sampai saat ini belum ditemukan kerusakan dengan kategori berat.

Sebaran rumah yang mengalami kerusakan mencakup 12 kelurahan di wilayah Parepare selama Selasa hingga Rabu, 15-16 September. Dua kelurahan dengan jumlah rumah terdampak terbanyak adalah Bukit Harapan dan Galung Maloang. Adapun kelurahan lainnya yang turut terdampak meliputi Bukit Indah, Ujung Baru, Ujung Lare, Lompoe, Lemoe, Lumpue, Bumi Harapan, Tirosompe, Labukkang, dan Lapadde.

Menurut Rasdy, kerusakan kategori sedang ditandai dengan rusaknya sekitar sepertiga bagian bangunan rumah. Sementara itu, kerusakan ringan umumnya berupa lepasnya atap seng hingga patahnya balok penyangga. Ia menjelaskan bahwa balok kayu yang sudah lapuk membuat sejumlah rumah lebih mudah mengalami kerusakan saat diterpa angin.

Meski puluhan rumah terdampak, warga hingga kini memilih tetap tinggal di kediaman masing-masing. BPBD memastikan belum ada warga yang mengungsi karena peristiwa ini tidak diikuti hujan deras. Rasdy menambahkan bahwa jika kondisi cuaca memburuk dan hujan turun lebat, bukan tidak mungkin warga baru akan mencari tempat pengungsian.

Selain merusak bangunan tempat tinggal, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai titik strategis. Ranting dan batang pohon yang roboh itu menimpa jaringan utilitas, sehingga pasokan listrik dan layanan telekomunikasi warga mengalami gangguan. Rasdy mengungkapkan bahwa gangguan pada kabel listrik dan jaringan Telkom tersebut merupakan dampak lanjutan dari pohon-pohon yang tumbang.

Berdasarkan pemantauan BPBD, kecepatan angin di Parepare rata-rata mencapai 37 kilometer per jam. Hembusan mendadak atau gust bahkan tercatat sempat menyentuh 45 kilometer per jam selama beberapa detik. Rasdy menyebut hembusan singkat tersebut biasanya datang secara tiba-tiba dengan durasi sekitar tiga sampai lima detik.

Menyikapi kondisi ini, BPBD mengimbau seluruh warga untuk lebih waspada terhadap ancaman cuaca ekstrem. Masyarakat juga diharapkan memperhatikan kekuatan struktur bangunan rumah agar lebih tahan terhadap terpaan angin kencang. Kewaspadaan dinilai penting mengingat potensi hembusan angin mendadak masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sumber: detik.com

ShareTweetShare

Related Posts

Dua Pemuda Tewas di Sungai Karama Mamuju, Jasad Ditemukan Ha

Dua Pemuda Tewas di Sungai Karama Mamuju, Jasad Ditemukan Hari Kedua

by redaksi
0

Lutimterkini- Mamuju — Dua pemuda meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Karama, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Korban masing-masing bernama Bayu,...

Warga Botteng Pikul Pasien 9 Kilometer, Ambulans Puskesmas T

Warga Botteng Pikul Pasien 9 Kilometer, Ambulans Puskesmas Tak Kunjung Datang

by redaksi
0

Lutimterkini- Mamasa — Seorang pria berusia 49 tahun, Sahabuddin, harus menempuh perjalanan berat dengan cara ditandu warga sejauh 9 kilometer....

Warga Sitaro Keluhkan Penerima Bantuan Pangan Hilang Tanpa Penjelasan

Warga Sitaro Keluhkan Penerima Bantuan Pangan Hilang Tanpa Penjelasan

by redaksi
0

Lutimterkini- Sitaro — Pelaksanaan program bantuan pangan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) periode Juli hingga September 2026 kembali...

Please login to join discussion

RECOMMENDED

BNPB Verifikasi 94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal Dunia

BNPB Verifikasi 94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal Dunia

KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Buru Bukti Suap HGB Summarecon

KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Buru Bukti Suap HGB Summarecon

  • 52.2M Fans
  • 136 Followers
  • 69.6k Followers
  • 206k Subscribers
  • 611 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • PT Vale Indonesia Tbk  Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    PT Vale Indonesia Tbk Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSN Kawasan Industri Malili, Nilai Investasi Rp 221 T dan Bakal Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjelasan Ketua DPRD Lutim Soal Video Viral Dirinya Enggan Bersalaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News : 1 Warga Wawondula, Luwu Timur Positif Covid-19

    5517 shares
    Share 5517 Tweet 0
  • Breaking News : Tambah 9, Warga Lutim Positif Corona Jadi 11 Orang

    3743 shares
    Share 3743 Tweet 0
Info luwu timur

© 2021 NEWS

LUTIM TERKINI

  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politik
  • Internasional
  • Bisnis
  • Science
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Regional
  • Sulsel
  • Travel
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2021 NEWS

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In