Lutimterkini- Blok Pongkeru akan ditambang. Disnakertrans Lutim minta tenaga kerja lokal diutamakan.Kadisnakertrans Lutim, Kamal Rasyid mengatakan, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian ketika blok Pongkeru akan ditambang. Salah satunya, soal rekruitmen tenaga kerja.
“Tenaga kerja yang akan diterima harus dilaporkan ke Disnakertrans. Kemudian, memberikan peluang yang sebesar besarnya untuk tenaga kerja lokal,” kata Kamal Rasyid saat menghadiri kegiatan site visit WIUPK blok Pongkeru Perusahaan patungan (joint venture company_JCVo) antara PT Antam dengan BUMD Provinsi, dan BUMD Kabupaten di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Rabu, (14/08/24).
Dia mengaku, Perda Tenaga kerja gagal disahkan. Pemprov Sulsel menolak. Sehingga, dalam rekrutmen tenaga kerja tidak ada angka persentase untuk penerimaan tenaga kerja lokal. Namun, ada aturan yang menyebutkan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.
“Soal berapa persen tenaga kerja lokal yang akan diterima, saya kira ini bisa kesepakatan yang dibuat pihak perusahaan dengan organisasi masyarakat lokal,” ungkapnya.
Sementara itu, Komisaris Perseroda Lutim PT Lutim Gemilang, Saldi Mansur mengatakan, tenaga kerja lokal akan menjadi perioritas. Apalagi, hal ini sudah dapat persetujuan dari Pj Gubernur Sulsel.
“Kami sudah duduk bersama dengan PJ Gubernur Sulsel. Soal tenaga kerja lokal diminta agar 70 persen dari tenaga yang dibutuhkan itu dari lokal Luwu Timur,” kata Saldi Mansur. (Lt/sps/acs)






