Lutimterkini- Tangerang Selatan — Insiden ledakan yang mengguncang Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu malam (14/10/2026) meninggalkan duka mendalam. Dua nyawa melayang akibat tertimpa material bangunan yang runtuh, sementara 12 orang lainnya menderita luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Data tersebut diungkapkan Danton Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan, Imam, sehari setelah kejadian, Kamis (15/10/2026). Ia memastikan bahwa dua korban meninggal dunia ditemukan dalam kondisi terjepit di bawah tumpukan reruntuhan bangunan pasar. Sementara itu, belasan korban luka telah dievakuasi oleh tim gabungan dari lokasi kejadian.
Para korban yang selamat dilarikan ke tiga fasilitas kesehatan berbeda di sekitar wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta. Imam merinci bahwa enam orang dirawat di RSUD Tangerang Selatan, empat orang ditangani di RS Sari Asih Ciputat, dan empat korban lainnya mendapat perawatan intensif di RS Fatmawati.
Operasi pencarian dan penyisiran di lokasi ledakan masih berlanjut hingga saat ini. Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah masih ada korban lain yang tertimbun di bawah reruntuhan. Proses pencarian dilakukan secara hati-hati dengan melibatkan berbagai unsur potensi SAR serta instansi terkait.
Desiana menambahkan bahwa keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan operasi. Koordinasi lintas lembaga juga terus diperkuat agar proses evakuasi dan penanganan korban dapat berjalan maksimal. Hingga kini, tim di lapangan masih berjibaku memastikan tidak ada korban terlewat.
Ledakan yang terjadi pada malam hari tersebut sontak membuat kawasan pasar panik. Warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri saat bangunan mulai ambruk. Petugas damkar, SAR, dan relawan bahu-membahu mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.
Pihak berwenang belum mengungkap penyebab pasti ledakan yang terjadi di Pasar Cimanggis. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui sumber ledakan dan memastikan keamanan kawasan sekitar pascainsiden.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban masih dicatat sebanyak dua orang meninggal dunia dan 12 orang luka-luka. Tim medis terus memantau kondisi para korban yang menjalani perawatan di ketiga rumah sakit tersebut.
Sumber: Okezone






