Lutimterkini- Lamongan — Sesosok kerangka manusia ditemukan warga di kawasan hutan Petak 23 A, Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Penemuan itu terjadi pada Sabtu (26/9) pagi ketika seorang warga tengah mencari pakan untuk ternak kambingnya. Temuan mendadak tersebut langsung membuat geger warga sekitar.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan identitas dari kerangka tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata dia, jasad itu belum dikenal siapa pemiliknya. Ia juga menyebut di sekitar lokasi ditemukan lahan bekas terbakar dengan luas kurang lebih satu hektare.
Menindaklanjuti laporan warga, Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Lamongan bergerak cepat ke lokasi bersama petugas medis Puskesmas Kedungpring. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa kondisi kerangka, dan menyisir area di sekitarnya. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin petunjuk.
Hingga kini, polisi masih belum dapat memastikan identitas korban. Penyebab kematian juga belum diketahui secara pasti. Begitu pula perkiraan waktu kematian yang masih menjadi tanda tanya. Semua aspek tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu, aparat kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah ada kaitan antara penemuan kerangka dengan kebakaran lahan seluas sekitar satu hektare di lokasi yang sama. Hubungan antara kedua peristiwa itu masih menjadi bahan pendalaman penyidik. Polisi mengimbau warga tetap tenang sambil menunggu hasil penyelidikan.
Penemuan ini bermula saat warga sedang beraktivitas mencari pakan ternak kambing di kawasan hutan tersebut. Tanpa diduga, ia menemukan kerangka manusia di lahan yang sudah terbakar. Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada pihak berwenang.
Kawasan Hutan Petak 23 A sendiri merupakan area yang cukup jarang dilalui orang. Kondisi lahan yang hangus terbakar menambah kesulitan petugas dalam mengidentifikasi barang bukti. Meski demikian, tim identifikasi terus bekerja mengumpulkan data di lapangan.
Pihak kepolisian memastikan akan mengusut tuntas kasus ini. Masyarakat diharapkan memberikan informasi bila mengetahui ada anggota keluarga atau kerabat yang menghilang dalam kurun waktu tertentu. Setiap keterangan dari warga dinilai sangat membantu proses penyelidikan.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai hasil identifikasi kerangka. Petugas medis dan tim identifikasi masih mengolah temuan di lokasi. Perkembangan kasus ini akan diinformasikan lebih lanjut setelah penyelidikan berjalan.
Sumber: JPNN.com






