Lutimterkini- Sedikitnya 7 hektar lahan kering dan kebun durian di desa Tabarano kecamatan Wasuponda , kabupaten Luwu Timur, terbakar. Kebakaran lahan ini berlangsung mulai pukul 17.30 wita pada Rabu (26/08/2026), “ Lahan yang terbakar adalah lahan kosong yang ditumbuhi rumput ilalalng dan juga terdapat kebun durian milik warga,” tukas Iptu Tomy Dee kapolsek Wasuponda.
Api dengan cepat melalap lahan kering yang dipenuhi padang ilalang dan areal sekitarnya. “ Setelah kebakaran berlangsung lima belas menit tim gabungan dari Polsek Wasuponda, personil dari posko pemadam kebakaran dan TNI tiba di lokasi untuk menjinakkan api,” sambungnya.
Tim gabungan melakukan penyisiran di lokasi dan terus berjuang menjinakkan api dengan peralatan seadanya seperti memanfaatkan ranting-ranting pohon. Akses ke lokasi kebakaran lahan juga terbilang sulit, namun personil gabungan terus berjibaku untuk memadamkan api agar tidak meluas ke areal lainnya.
“ Setelah berjuang selama hampir 3 jam, sekira pukul 20.30 wita tim gabungan berhasil mengatasi kondisi di lapangan. Api berhasil dipadamkan. Adapun lahan yang terbakar merupakan lahan kosong yang ditumbuhi rumput ilalang dan sebagian juga adalah kebun durian milik warga,” ujar Tomy.
Dari sekitar 7 hektar lahan yang terbakar, sekitar 5 hektar adalah lahan kosong sedangkan 2 hektar lainnya adalah tanaman warga seperti durian. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, begitupun dengan kerugian yang ditimbulkan belum diketahui berapa jumlahnya.
“ Perlu kiranya pemerintah setempat bersama dengan personil Bhabinkamtibmas dan unsur terkait untuk intens dalam melaksanakan sosialisasi dan edukasi terhadap warga tentang bahaya membuka lahan dengan cara dibakar pada saat cuaca panas dan musim kemarau saat ini,” pinta Tomy. (Lt/sps/acs)






