Lutimterkini- Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mendatangi rumah Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri di Jakarta untuk menyampaikan rasa belasungkawa atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra. Kabar kunjungan tersebut dipublikasikan Sekretariat Kabinet lewat kanal media sosial Instagram resminya pada Senin malam.
Guruh Soekarnoputra merupakan putra termuda Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno. Ia juga adik kandung Megawati. Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 26 September 2026.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan ucapan duka secara langsung kepada keluarga besar Soekarno yang sedang berkabung. Ia juga memberi penghormatan kepada almarhum serta menyalurkan simpati bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kunjungan Prabowo tidak berlangsung sendiri. Ia didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran mereka dimaknai sebagai wujud penghormatan terakhir kepada Guruh Soekarnoputra sekaligus sokongan moral bagi keluarga almarhum.
Sekretariat Kabinet turut memanjatkan doa. Mereka berharap almarhum ditempatkan di sisi terbaik Tuhan Yang Maha Esa, sementara keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.
Megawati sendiri dikenal sebagai tokoh sentral PDI Perjuangan dan Presiden kelima RI. Sosok Guruh sebagai adiknya memiliki posisi penting dalam lingkaran keluarga besar Soekarno. Kepergiannya menambah deretan duka di lingkungan keluarga Presiden pertama RI tersebut.
Kabar kunjungan Prabowo pertama kali muncul melalui unggahan resmi Sekretariat Kabinet pada Senin malam. Informasi itu memuat pernyataan resmi mengenai takziah yang dilakukan Presiden RI tersebut ke kediaman Megawati.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan tambahan dari pihak keluarga maupun Istana terkait rencana lanjutan prosesi duka. Publik menaruh perhatian besar pada dinamika politik dan hubungan antar-tokoh nasional menyusul peristiwa ini, mengingat posisi Megawati dan Prabowo dalam peta politik Indonesia.
Sumber: CNBC Indonesia






