Lutimterkini- Kendari — Panitia Seleksi menuntaskan tahapan penjaringan calon Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan merilis tiga nama yang dinyatakan lulus seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi madya. Ketiga figur tersebut diumumkan melalui PENGUMUMAN Nomor 18/SELTER/JPTM/IX/2026 tentang Penetapan Nama Peserta Yang Dinyatakan Lulus 3 Besar Hasil Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Penetapan ini berdasarkan Keputusan Ketua Panitia Seleksi Nomor 17/SELTER/JPTM/IX/2026 tertanggal 13 September 2026 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Ir. Drs. Arun Damanik, S.STP., M.M., di Kendari pada 13 September 2026.
Adapun tiga nama yang masuk daftar finalis, pertama La Ode Muhammad Rusdin Jaya yang merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Kedua, Muhammad Fadlansyah, juga dari instansi yang sama. Ketiga, Parinringi, yang tak lain abdi negara di Pemprov Sultra pula. Komposisi ini menandai tahapan akhir penentuan sosok orang nomor satu di jajaran birokrasi daerah, setelah sebelumnya melalui serangkaian asesmen dan penyaringan.
Dari ketiga nama itu, Parinringi menjadi figur yang paling banyak disorot publik. Ia disebut-sebut sebagai kandidat terkuat yang dipertimbangkan Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, atau yang akrab disapa ASR. Pandangan ini muncul lantaran Parinringi dikenal sebagai birokrat senior dengan jejak karier panjang di lingkup Pemprov Sultra. Selain itu, ia dinilai memiliki kedekatan personal sekaligus kesamaan visi dengan gubernur dalam upaya mempercepat laju pembangunan di wilayah Sultra. Pengalaman kepemimpinannya juga terbilang mumpuni, termasuk pernah mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas Bupati Konawe pada masa lampau.
Posisi Sekda memang bukan jabatan biasa. Sosok yang mendudukinya berperan sebagai tangan kanan gubernur dalam mengoordinasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tak hanya itu, Sekda juga bertindak selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah, sehingga memiliki kewenangan strategis dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah. Karena itu, penentuan siapa yang akan mengisi kursi tersebut menjadi perhatian serius berbagai kalangan, terutama menjelang penetapan definitif.
Setelah pengumuman tiga besar ini, mekanisme berikutnya adalah penyerahan ketiga nama tersebut oleh Panitia Seleksi kepada Gubernur Sultra Andi Sumangerukka. Gubernur kemudian akan melakukan uji akhir terhadap para kandidat sebelum menetapkan satu nama sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara definitif. Proses uji akhir ini menjadi penentu terakhir bagi ketiga finalis yang telah dinyatakan lulus.
Perhatian publik kini tertuju pada langkah selanjutnya dari kepala daerah. Banyak pihak menantikan apakah Parinringi benar-benar akan dipercaya mendampingi ASR sebagai Sekda definitif, atau justru kandidat lain yang akhirnya dipilih. Terlepas dari siapa yang nantinya ditetapkan, dinamika seleksi ini mencerminkan pentingnya posisi Sekda dalam mengawal roda pemerintahan dan pembangunan di Sulawesi Tenggara.
Sumber: mediakendari.com






