Lutimterkini- Tomohon — Kebakaran besar melanda kawasan cagar alam Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Hingga sekarang, kobaran api belum juga berhasil dipadamkan. Perkiraan sementara, luas lahan yang sudah dilalap si jago merah mencapai 300 hektare.
Angka tersebut disampaikan Kapolres Tomohon, AKBP Novrial Alberti Kombo, kepada awak media pada Rabu (14/10/2026). Ia menjelaskan bahwa total luas Gunung Lokon sekitar 700 hektare. Dari jumlah itu, hingga malam tadi, sekitar 300 hektare diperkirakan sudah terbakar.
Musibah ini pertama kali dilaporkan terjadi pada Selasa (13/10) sekitar pukul 09.00 Wita. Sejak saat itu, api terus membesar dan belum bisa dijinakkan. Aparat gabungan dari berbagai instansi kini masih berjibaku di lokasi untuk memadamkan kobaran api.
Novrial menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani bencana alam semacam ini. Kerja sama semua pihak dinilai menjadi kunci agar penanganan bisa berjalan lebih efektif.
Menurut Novrial, medan yang sulit serta kepulan asap tebal menjadi hambatan utama yang dihadapi petugas di lapangan. Penyebab pasti kebakaran belum bisa dipastikan. Namun, api bergerak cepat melalap kawasan vegetasi gunung karena rumput dan alang-alang dalam kondisi kering, ditambah tiupan angin yang kencang.
Novrial juga mengingatkan warga agar tidak sembarangan membakar lahan. Ia meminta masyarakat menghindari segala aktivitas yang bisa memicu percikan api. Jika menemukan titik api baru, warga diminta segera melapor ke petugas terdekat.
Selain itu, penghuni di sekitar lereng Gunung Lokon diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan perluasan kebakaran dan paparan asap. Angin kencang yang masih berpotensi bertiup disebut bisa mendorong penyebaran api ke area yang lebih luas.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pemadaman masih terus dilakukan. Belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban maupun kerusakan lain selain lahan yang terbakar.
Sumber: detik.com






