Lutimterkini- Kolaka — PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar penyuluhan kesehatan bagi siswa SMP Negeri 1 Baula, Kolaka, pada Senin (12/10/2026). Kegiatan yang menyasar para pelajar sekolah menengah pertama ini mengangkat dua topik utama, yakni bahaya penyalahgunaan narkotika serta langkah-langkah pencegahan penularan virus HIV. Langkah tersebut menjadi bagian dari penerapan Program Pemberdayaan Masyarakat yang dijalankan perusahaan, khususnya dalam kerangka Environmental, Social, and Governance bertema “Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya”, hasil kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka.
Head of Pomalaa Project Vale Indonesia, Mohammad Rifai, menyatakan bahwa inisiatif tersebut mencerminkan keseriusan perseroan dalam memberi manfaat berkelanjutan kepada warga di sekitar area operasional. Dia menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar penting dalam program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pembekalan sejak usia sekolah mengenai hal-hal mendasar seperti kesehatan dan aspek sosial akan membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan cakap dalam mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Rifai menambahkan bahwa anak-anak perlu mendapat informasi kesehatan dari sumber terpercaya. Lewat sinergi bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kolaka dan pihak sekolah, dia berharap para siswa tidak hanya mampu melindungi diri, tetapi juga tampil sebagai agen perubahan yang menyebarkan pesan hidup sehat dan bebas narkoba kepada teman, keluarga, hingga lingkungan di sekitarnya.
Lebih jauh, Rifai menjelaskan bahwa program ESG bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan prinsip yang mengarahkan perusahaan dalam menjalankan operasional secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik, ujarnya, menjadi dasar yang membuat perseroan memastikan komitmen keberlanjutan diterapkan secara konsisten, baik dalam aktivitas operasi maupun program pemberdayaan masyarakat. Sinergi dengan pemerintah, BNN, tenaga kesehatan, dan sekolah dinilainya sebagai unsur krusial untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Program “Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya” itu sendiri berdiri di atas tiga pilar. Pilar Kolaka Sehat menyasar peningkatan kesehatan masyarakat, gizi ibu dan anak, serta akses sanitasi dan air bersih. Pilar Kolaka Bersih meliputi pengelolaan sampah, penanaman pohon, dan edukasi perilaku hidup bersih dan hijau. Sementara pilar Kolaka Berdaya berfokus pada penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah, pelatihan keterampilan, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda.
Kegiatan penyuluhan narkoba dan HIV di sekolah masuk dalam pilar Kolaka Sehat. Program ini berjalan secara berkesinambungan agar pelajar memperoleh pemahaman yang tepat soal risiko penyalahgunaan narkoba, cara mencegah penularan HIV, dan arti penting membangun lingkungan pergaulan yang sehat.
Konselor HIV BNN Kabupaten Kolaka, Iwan Ahmadi, menegaskan pentingnya pembekalan dini bagi anak usia sekolah sebagai penerus bangsa. Pengetahuan mengenai bahaya narkoba dan risiko HIV, katanya, membuat mereka lebih waspada dalam menjaga diri. Dia berharap siswa dan guru yang mengikuti kegiatan itu dapat meneruskan pesan pencegahan kepada teman, keluarga, dan masyarakat, sehingga mereka tidak hanya terhindar dari narkoba, tetapi juga menjadi agen perubahan bagi orang-orang di sekitarnya.
Ketua OSIS SMP Negeri 1 Baula, Muhammad Ibrahim, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberinya pengetahuan baru tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan pencegahan penularan virus HIV. Dia mengajak rekan-rekannya menjauhi narkoba karena berdampak buruk bagi kesehatan dan memicu ketergantungan, menghindari rokok, serta berhati-hati dalam memilih pergaulan.
Sebagai informasi, PT Vale Indonesia Tbk merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi yang telah beroperasi di Indonesia selama 58 tahun atau sejak 1968. Perusahaan ini merupakan anak usaha MIND ID, Vale Canada Limited, dan Sumitomo Metal Mining, serta tercatat di Bursa Efek Indonesia. Operasi pertambangan dan pengolahan nikelnya berlokasi di Sorowako, Sulawesi Selatan, dengan proyek pertumbuhan yang dikembangkan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara guna mendukung hilirisasi dan penguatan rantai nilai nikel nasional.
Sumber: kendarinews.com






