Lutimterkini- Makassar — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas dua pejabat senior di lingkungan Pemprov Sulsel yang telah memasuki masa purnabakti. Mereka adalah Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Jufri Rahman dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulsel Iqbal Suhaeb. Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (29/9/2026).
Andi Sudirman menilai kedua figur tersebut meninggalkan jejak pengabdian yang kuat selama bertugas. Menurutnya, Iqbal dikenal sebagai pribadi yang ramah dan setia menjalankan amanah jabatan. Bahkan hingga masa tugasnya berakhir, Iqbal masih dipercaya mengemban posisi sebagai Plt Kadis Capil. Andi menyebut nama Iqbal selalu muncul setiap kali ia mempertimbangkan opsi penempatan pejabat.
Sementara terhadap Jufri Rahman, Andi Sudirman mengaku memiliki rasa hormat mendalam. Ia menilai mantan Sekda Sulsel itu memiliki kematangan sikap, wawasan pemerintahan yang luas, serta pengalaman panjang sebagai pamong senior. Kedua sosok ini, kata Andi, merupakan aset berharga bagi birokrasi provinsi.
Yang paling membuat Andi Sudirman kagum dari Jufri adalah keberanian dalam mengambil keputusan. Ia menyebut Jufri sebagai sosok petarung yang loyal dan menuntaskan pekerjaan dengan totalitas. Sikap itu dinilainya jarang dimiliki pejabat pada umumnya.
Dalam suasana perpisahan itu, Andi Sudirman juga menyampaikan permohonan maaf. Ia meminta maaf atas nama pribadi, keluarga, maupun jabatan gubernur jika selama berinteraksi ada ucapan atau tindakan yang kurang berkenan. Permintaan maaf itu disampaikan secara terbuka di hadapan kedua pejabat beserta keluarga.
Andi Sudirman lantas mengungkapkan rencananya menarik kembali keduanya ke dalam struktur pemerintahan sebagai tim ahli. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan rekam jejak dan integritas yang dimiliki Jufri maupun Iqbal. Menurutnya, surat keputusan untuk posisi tim ahli akan segera disiapkan, dan penempatan keduanya masih akan ditentukan kemudian.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka, pemerintah provinsi menyerahkan apresiasi finansial. Jufri Rahman menerima Rp 70 juta, sedangkan Iqbal Suhaeb mendapat Rp 51 juta. Pemberian itu menjadi simbol terima kasih atas perjalanan panjang pengabdian keduanya kepada masyarakat Sulawesi Selatan.
Momen purnabakti tersebut sekaligus menandai berakhirnya satu babak karier dua pejabat senior di lingkup Pemprov Sulsel. Namun lewat rencana pembentukan tim ahli, keduanya tampaknya masih akan dilibatkan dalam penyusunan kebijakan pemerintahan ke depan.
Sumber: detik.com






