Lutimterkini- Jakarta — Rekaman pendek yang memperlihatkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan gestur kepada sejumlah pejabat di dalam gerbong LRT Jakarta tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Momen tersebut terekam saat Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencoba moda transportasi LRT dari Stasiun Kelapa Gading.
Dalam tayangan yang tersedia di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Prabowo lebih dulu masuk ke gerbong. Dia diikuti oleh Pramono, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurrachman, dan Teddy. Begitu berada di dalam, Prabowo menyapa sejumlah penumpang yang sudah ada, termasuk perwakilan pelajar sekolah dan penyandang disabilitas.
Dari pintu lain, sejumlah pejabat turut masuk ke gerbong yang sama. Mereka adalah Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono, Dirut LRT Jabodebek Aditia Kesuma Negara, Dirut Jakpro Iwan Takwin, serta seorang penasihat KSP. Setelah proses salam-salaman berlangsung, Prabowo mengambil tempat duduk dengan Pramono Anung di sisinya.
Bagian yang kemudian menarik perhatian banyak pihak adalah saat Teddy mendekati Allan, Aditia, dan Iwan Takwin. Gestur tubuhnya dinilai mengisyaratkan agar ketiganya meninggalkan gerbong tersebut. Mereka tampak diarahkan untuk berpindah ke gerbong lain.
Kondisi di dalam gerbong pun berubah. Setelah kejadian itu, ruangan tersebut hanya diisi oleh Prabowo, Pramono, Dudung, Teddy, sejumlah siswa SMP, dan perwakilan penyandang disabilitas. Perjalanan kemudian berlanjut dengan Prabowo terlihat berbincang-bincang bersama para siswa SMP dan Pramono.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana maupun Sekretariat Kabinet mengenai maksud gestur Teddy tersebut. Publik masih menunggu penjelasan apakah arahan itu berkaitan dengan pengaturan protokol kunjungan atau alasan lain.
Sejumlah warganet menilai gestur itu sebagai hal yang wajar dalam pengaturan keamanan dan protokol pejabat negara. Namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan mengapa pejabat terkait harus berpindah gerbong saat Presiden sedang melakukan kunjungan kerja.
Peristiwa ini menjadi salah satu topik hangat di jagat maya, terutama karena melibatkan pejabat tinggi di lingkungan Istana Kepresidenan. LRT Jakarta sendiri menjadi sorotan setelah digunakan Presiden untuk meninjau langsung layanan transportasi publik tersebut.
Sumber: JPNN.com






