Lutimterkini- Jakarta — Dina Bawden menjadi perbincangan warganet setelah berhasil menuntaskan lomba lari 10 kilometer pada ajang Jakarta Running Festival (JRF) 2026. Perempuan yang berprofesi sebagai personal trainer di sebuah gym itu mengikuti nomor 10K yang digelar Minggu (25/10/2026), ketika kandungannya sudah memasuki usia enam bulan. Catatan waktunya di garis finis 1 jam 2 menit 29 detik.
Keikutsertaan Dina bukan tanpa bekal. Ia sehari-hari bekerja sebagai pelatih pribadi dan juga aktif sebagai atlet HYROX. Latar belakang kebugaran itulah yang menopang perjalanannya hingga mampu merampungkan lintasan 10 kilometer meski kondisi tubuhnya tengah berubah karena kehamilan.
Lewat akun Threads pribadinya, @dinabawden87, Dina mengungkapkan bahwa ia tidak bisa lagi berlari seperti biasanya. Ia menyadari tidak boleh bersikap egois terhadap kondisi tubuhnya. Ada janin di dalam kandungan yang harus tetap dijaga. Meski demikian, capaiannya menuntaskan lomba dinilai sebagai prestasi yang layak mendapat apresiasi.
Perubahan fisik selama masa kehamilan memang menjadi tantangan tersendiri. Namun Dina membuktikan bahwa dengan pengalaman dan kendali diri, ambisi berolahraga masih bisa diselaraskan dengan tanggung jawab menjaga kandungan. Penyelesaian lomba 10K itu pun menjadi bukti ketangguhan yang ia tunjukkan di hadapan ribuan peserta lain.
Sorotan netizen pun mengalir setelah momen tersebut ramai dibicarakan. Banyak yang mengagumi keberanian serta konsistensi Dina dalam menjaga kebugaran, tanpa mengabaikan keselamatan diri dan calon buah hatinya. Bagi sebagian warganet, apa yang dilakukan Dina menjadi gambaran bahwa ibu hamil tetap bisa aktif bergerak selama kondisi memungkinkan dan pengawasan memadai.
Prestasi di JRF 2026 ini sekaligus menegaskan posisi Dina di dunia kebugaran. Sebagai pelatih dan atlet HYROX, ia telah terbiasa menghadapi beban latihan berat. Pengalaman itu rupanya tetap terpakai saat ia harus menyesuaikan ritme lari dengan kondisi kehamilan yang sudah menginjak bulan keenam.
Keberhasilan Dina menuai respons beragam di media sosial. Ada yang memuji, tak sedikit pula yang mengingatkan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menjalani aktivitas fisik intensitas tinggi saat hamil. Terlepas dari perdebatan itu, catatan waktu 1 jam 2 menit 29 detik yang ia torehkan di nomor 10K JRF 2026 telah tercatat sebagai pencapaian yang tidak biasa bagi seorang perempuan yang tengah mengandung enam bulan.
Sumber: Okezone






