• Disclaimer
  • Home
  • Iklan
  • Kode Etik Jurnasitik
  • Kontak
  • Luwu Timur
  • Redaksi
  • VIDEO
September 20, 2026
Info luwu timur
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
Info luwu timur
No Result
View All Result
Home Daerah

Hiu Paus 9,17 Meter Terdampar di Matahora, Diduga Sedang Hamil

20 September 2026
in Daerah, National
0
Hiu Paus 9,17 Meter Terdampar di Matahora, Diduga Sedang Hamil

Gambar: Saat proses penyelamatan berlangsung (Foto: Amran Mustar Ode / SULTRAKINI.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Lutimterkini- Wakatobi — Seekor hiu paus dengan panjang 9,17 meter ditemukan tak bernyawa setelah terdampar di pesisir Pantai Desa Matahora, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu (19/9/2026) pagi. Satwa yang masuk kategori dilindungi itu sebelumnya sempat terlihat masih hidup oleh warga sekitar pukul 06.00 Wita. Namun, kondisi air laut yang terus menyusut membuat tubuhnya tidak bisa kembali ke laut lepas. Petugas dari Balai Taman Nasional Wakatobi yang melakukan pemeriksaan awal menduga hiu paus tersebut tengah mengandung. Indikasi kehamilan itu muncul dari pengamatan terhadap kondisi fisik satwa yang memiliki lebar 2,9 meter tersebut.

Kepala Satuan Polairud Polres Wakatobi, Iptu Jufri, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Balai Taman Nasional Wakatobi, kepolisian, WWF, serta masyarakat setempat bahu-membahu melakukan upaya penyelamatan. Beragam cara ditempuh, termasuk menyirami tubuh hiu paus dengan air agar kondisinya tetap stabil. Meski demikian, terik matahari dan air laut yang masih surut membuat ikhtiar tersebut tidak membuahkan hasil. Jufri mengungkapkan bahwa seluruh pihak telah berusaha maksimal, namun alam tidak memungkinkan hiu paus itu kembali ke perairan dalam.

Kematian satwa raksasa ini menyita perhatian banyak kalangan. Selain karena statusnya sebagai binatang yang dilindungi, dugaan bahwa hiu paus tersebut sedang hamil menambah bobot peristiwa ini. Jika benar, maka ada calon anak hiu paus yang turut hilang bersama induknya. Temuan ini juga menjadi sorotan bagi para pemerhati lingkungan yang selama ini mendorong perlindungan habitat hiu paus di perairan Wakatobi.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa hingga Sabtu siang, tim gabungan dari berbagai instansi masih berada di Pantai Desa Matahora. Mereka melakukan penanganan terhadap jasad hiu paus yang tergeletak di pesisir. Proses penanganan ini melibatkan koordinasi lintas sektor, mulai dari kepolisian, pengelola taman nasional, hingga organisasi konservasi. Belum ada keterangan resmi mengenai langkah lanjutan yang akan diambil, termasuk apakah akan dilakukan nekropsi atau penguburan.

Hiu paus merupakan spesies yang dilindungi oleh hukum Indonesia. Keberadaannya di perairan Wakatobi selama ini menjadi daya tarik tersendiri, baik bagi wisatawan maupun peneliti. Peristiwa terdamparnya hiu paus di Matahora menambah daftar panjang kasus satwa laut yang mengalami kesulitan akibat kondisi perairan yang berubah. Faktor cuaca ekstrem dan pasang surut yang tidak biasa diduga turut berkontribusi dalam kejadian ini.

Warga Desa Matahora yang pertama kali menemukan hiu paus tersebut mengaku sempat berusaha menariknya kembali ke laut. Namun, keterbatasan alat dan tenaga membuat upaya itu tidak berhasil. Mereka kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang. Sejak pagi hingga siang, warga bergantian memantau kondisi bangkai hiu paus sambil menunggu arahan dari petugas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan tim Balai Taman Nasional Wakatobi. Apakah hiu paus tersebut benar-benar hamil masih menunggu konfirmasi dari pemeriksaan lanjutan. Yang jelas, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perlindungan satwa laut memerlukan kerja sama semua pihak, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti terdamparnya hiu paus di pesisir Matahora.

Sumber: sultrakini.com

ShareTweetShare

Related Posts

Angin Kencang Robohkan Pohon di Stadion Merdeka, Empat Kendaraan Rusak

Angin Kencang Robohkan Pohon di Stadion Merdeka, Empat Kendaraan Rusak

by redaksi
0

Lutimterkini- Gorontalo — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Gorontalo pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 14.00 Wita mengakibatkan...

KALLA Mulai Rangkaian HUT ke-74 dengan Padel Exhibition di NIPAH PARK

KALLA Mulai Rangkaian HUT ke-74 dengan Padel Exhibition di NIPAH PARK

by redaksi
0

Lutimterkini- Makassar — KALLA resmi memulai rangkaian perayaan hari jadinya yang ke-74 lewat gelaran Padel Exhibition & Kick-off HUT 74...

Tongkat Komando Reskrim Polres Kotamobagu Resmi Berganti

Tongkat Komando Reskrim Polres Kotamobagu Resmi Berganti

by redaksi
0

Lutimterkini- Kotamobagu — Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kotamobagu resmi dijabat AKP Mahadewa Bayu Sulistyanarendra. Posisi tersebut sebelumnya...

Please login to join discussion

RECOMMENDED

Angin Kencang Robohkan Pohon di Stadion Merdeka, Empat Kendaraan Rusak

Angin Kencang Robohkan Pohon di Stadion Merdeka, Empat Kendaraan Rusak

KALLA Mulai Rangkaian HUT ke-74 dengan Padel Exhibition di NIPAH PARK

KALLA Mulai Rangkaian HUT ke-74 dengan Padel Exhibition di NIPAH PARK

  • 52.2M Fans
  • 135 Followers
  • 69.6k Followers
  • 206k Subscribers
  • 609 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • PT Vale Indonesia Tbk  Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    PT Vale Indonesia Tbk Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSN Kawasan Industri Malili, Nilai Investasi Rp 221 T dan Bakal Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjelasan Ketua DPRD Lutim Soal Video Viral Dirinya Enggan Bersalaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News : 1 Warga Wawondula, Luwu Timur Positif Covid-19

    5517 shares
    Share 5517 Tweet 0
  • Breaking News : Tambah 9, Warga Lutim Positif Corona Jadi 11 Orang

    3743 shares
    Share 3743 Tweet 0
Info luwu timur

© 2021 NEWS

LUTIM TERKINI

  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politik
  • Internasional
  • Bisnis
  • Science
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Regional
  • Sulsel
  • Travel
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2021 NEWS

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In