Lutimterkini- Indeks pembangunan manusia (IPM) kabupaten Luwu Timur pada tahun 2022 berada pada angka 73,92 % . Capaian ini merupakan yang tertinggi untuk seluruh kabupaten di Sulawesi Selatan.
Demikan diungkapkan kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Luwu Timur, Herbudiman Suandy kepada pewarta Lutimterkini.com, Rabu (25/01/2023), “ Untuk skala kabupaten/ kota di Sulawesi Selatan IPM tertinggi adalah kota Makassar 83, 12 % disusul kota Palopo 78, 91 % dan kota pare-Pare 78,54. Sedangkan Luwu Timur di posisi keempat (tertinggi) untuk kabupaten di Sulsel dengan IPM 73,92 %
Capaian IPM Luwu Timur pada tahun 2022 ini lanjutnya, meningkat 0,79 persen dibandingkan IPM Luwu Timur tahun 2021 sebelumnya.
Sekadar diketahui, indeks pembangunan manusia (IPM) mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kulaitas hidup sebagai ukuran kualitas hidup. IPM dibangun melalui pendekatan tiga dimensi dasar yang mencakup umur panjang, sehat pengetahuan, serta kehidupan yang layak.
Dijelaskan Herbudiman, peningkatan IPM Luwu Timur didorong oleh peningkatan pada semua indikator (komponen) pembentuk yakni umur harapan hidup saat lahir 70,94 tahun, rata-rata lama sekolah 8,92 tahun, harapan lama sekolah 13, 00 tahun serta pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan Rp. 13,058.000
Dari data tersebut bebernya, umur harapan hidup saat lahir / UHH (tahun) meningkat 0,31 tahun (tumbuh 0,44 persen) dibandingkan tahun 2021. Sementara harapan lama sekolah / HLS (tahun) meningkat 0,16 tahun ( tumbuh 1,25 persen) dibandingkan tahun 2021. Untuk rata-rata lama sekolah / RLS (tahun) meningkat 0,11 tahun (tumbuh 1,25 persen) dibandingkan tahun 2021. “ Sedangkan pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan (Ribu Rupiah) meningkat 172 ribu (tumbuh 1,33 persen) jika dibandingkan dengan tahun 2021,” pungkas Herbudiman Suandy. (LT/ACS)






