Lutimterkini- Konawe — Isu yang menyebutkan bahwa kader Partai Golkar Kabupaten Konawe menolak bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Konawe, H. Purnama Saboli, dipastikan tidak benar. Beredarnya pemberitaan di sejumlah media online terkait hal tersebut dibantah keras oleh pihak kader. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Nurnining Ilham selaku perwakilan kader Golkar Konawe pada Rabu, 15 Oktober.
Nurnining menegaskan bahwa berita yang menyebut adanya penolakan terhadap Purnama Saboli merupakan hoaks. Informasi tersebut, menurutnya, tidak pernah dikonfirmasi kepada pihak manapun, baik kepada kader Golkar Konawe secara umum maupun kepada dirinya secara pribadi. Ia menyayangkan beredarnya pemberitaan yang tidak melalui verifikasi tersebut.
Sikap resmi DPD II Kabupaten Konawe saat ini adalah menunggu arahan dari DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara. Arahan tersebut diperlukan untuk pelaksanaan Musyawarah Daerah atau Musda di Kabupaten Konawe. Hingga kini, jadwal resmi pelaksanaan Musda belum diterima dari pengurus provinsi.
Nurnining menjelaskan bahwa Partai Golkar merupakan partai yang sangat mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam proses pemilihan ketua. Bagi kader-kader yang ingin maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Konawe, semuanya dipersilakan. Namun, pencalonan harus melalui mekanisme partai yang berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga atau AD/ART partai.
Pada prinsipnya, Partai Golkar bersifat terbuka bagi seluruh kadernya. Proses pemilihan Ketua Partai Golkar Konawe akan dilaksanakan secara terbuka setelah ada jadwal dari DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara. Tahapan pemilihan akan mengikuti aturan yang berlaku dan melibatkan seluruh kader yang memiliki hak suara.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan tidak lagi muncul pemberitaan simpang siur yang berpotensi memecah soliditas kader Golkar di Konawe menjelang Musda. Seluruh kader diimbau untuk menahan diri dan menunggu proses resmi sesuai mekanisme partai.
Pernyataan Nurnining Ilham menjadi penegasan bahwa DPD II Golkar Konawe tetap solid dan menghormati proses organisasi. Isu penolakan terhadap Purnama Saboli dinyatakan tidak memiliki dasar dan tidak pernah dibahas dalam forum resmi partai. Kader diminta untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.
Musda Golkar Konawe sendiri masih menunggu kepastian jadwal dari DPD I Sultra. Seluruh tahapan akan dilaksanakan setelah ada instruksi resmi. Pihak DPD II memastikan akan mengikuti setiap arahan dari pengurus provinsi demi kelancaran dan kesuksesan Musda.
Sumber: mediakendari.com






