• Disclaimer
  • Home
  • Iklan
  • Kode Etik Jurnasitik
  • Kontak
  • Luwu Timur
  • Redaksi
  • VIDEO
Mei 4, 2026
Info luwu timur
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
Info luwu timur
No Result
View All Result
Home Business

Konsistensi PT Vale Merawat Wilayah Pesisir : Mangrove Pelindung Alami, Menahan Erosi dan Abrasi di Pasi-Pasi

22 November 2025
in Business, Daerah, Lifestyle, Luwu Timur, National
0
Konsistensi PT Vale Merawat Wilayah Pesisir : Mangrove Pelindung Alami, Menahan Erosi dan Abrasi di Pasi-Pasi
Share on FacebookShare on Twitter

Lutimterkini- Wilayah pesisir di desa Pasi-Pasi kecamatan Malili, Luwu Timur kini makin hijau dan nampak tertata rapi. Ribuan anakan mangrove (pohon bakau) yang ditanam oleh PT Vale sejak 26 Juli 2025 lalu, menjadi penopang kokohnya wilayah pesisir di Pasi-Pasi.

“ Alhamdulilah, kami makin bersemangat setelah ribuan anakan mangrove di wilayah kami tumbuh seperti harapan. Semangat melaut, dan ikan-ikan kembali terlihat di sekitar wilayah pesisir karena tumbuhnya pohon Bakau yang dilakukan PT vale dan penggiat lingkungan beberapa waktu lalu,” ungkap Sykuri warga pesisir di Pasi- Pasi, saat disambangi Lutimterkini.com, Sabtu (22/11/2025).

Menghiaukan pesisir dengan menanam Mangrove adalah upaya penting karena mangrove berfungsi sebagai benteng alami untuk melindungi pantai dari abrasi dan ombak, habitat penting bagi keanekaragaman hayati laut, serta berperan dalam mitigasi perubahan iklim dengan menyerap karbon.

Kepala desa Pasi-Pasi, Yusuf Saman menparesiasi langkah PT Vale dan stakeholders lainnya untuk menghijaukan kembali wilayah pesisir desanya dan sejumlah titik lain guna menjaga wilayah pesisir dari abrasi dan pelindung alami. “ Mangrove menjadi habitat penting untuk ikan, kepiting, dan spesies laut lainnya untuk berlindung, mencari makan, dan berkembang biak. Ekosistem ini juga mendukung ekonomi masyarakat pesisir, khususnya di wilayah kami. Saya kira gerakan penanamn mangrove di daerah pesisir lainnya memang harus digencarkan,” imbuh Yusuf.

Sekadar dikethaui, Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, namun lebih dari 50 persen luasnya telah mengalami degradasi. Di kawasan pesisir Malili, hasil kajian ekologis PT Vale tahun 2022 mengungkap data yang mengkhawatirkan:

. Terumbu karang sehat hanya tersisa 30,96 hektare dari total 111 hektare. Ekosistem lamun tersisa hanya 0,88 hektare. Hutan mangrove masih ada sekitar 647 hektare, namun dengan kepadatan yang sangat rendah dan fungsi ekologi yang menurun drastis.

Padahal, mangrove dikenal mampu menyerap karbon 3 hingga 5 kali lebih banyak dari hutan darat tropis, serta melindungi pesisir dari abrasi dan badai. Hilangnya fungsi ini berarti hilangnya perlindungan bagi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada laut untuk penghidupan dan ketahanan pangan.

“Kondisi ini adalah alarm. Jika ekosistem pesisir rusak, maka bukan hanya lingkungan yang terdampak, tapi juga ekonomi masyarakat dan harapan untuk pertumbuhan inklusif,” ujar Direktur Hubungan Eksternal PT Vale, Yusri Yunus.

Selain itu, emiten pertambangan Nikel ini melakukan restorasi bawah laut dengan menurunkan 50 struktur transplantasi terumbu karang (spider) dan membangun 20 rumah karang (nursery) di titik kritis kawasan Mangkasa Point. Kegiatan ini melibatkan Sorowako Diving Club (SDC), TNI AL Lantamal VI Makassar, perwakilan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Yayasan Konservasi Cinta Laut Indonesia (YKCLI), dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar.

Penanaman mangrove bukan kali ini saja dilakukan oleh PT Vale, melainkan aktivitas yang konsisten sebagai bagian dari komitmen pada penerapan praktik pertambangan berkelanjutan yang sejalan dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) atau Environment, Social, and Governance (ESG).

Sebelumnya, PT Vale juga telah melaksanakan penanaman 1.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata dan Rhizophora aviculata sebagai bagian dari Aksi Iklim dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia. Kegiatan tersebut digelar di Desa Pasi-Pasi Malili, Luwu Timur, pada 28 September, yang dirangkaikan dengan pelepasan kepiting bakau.

Setelah kurang lebih empat bulan, kami dan beberapa penggiat lingkungan melihat langsung  ke lokasi penanaman untuk memastikan kondisi bibit Bakau yang sudah ditanam tersebut. Hasilnya sangat memuaskan karena wilayah pesisir Pasi-Pasi kembali hijau dengan Mangrove.

Hampir semua bibit bakau atau mangrove yang ditanam itu sudah tumbuh dengan baik dan ada yang sudah setinggi orang dewasa. “ Kami mengapresiasi semua upaya untuk mendorong gerakan pelestarian lingkungan, mencegah terjadinya abarsi di wilayah pesisir  melalui penanaman mangrove. Upaya ini harus konsisten demi merawat lingkungan di wilayah pesisir bersama semua elemen,” pinta Madras salah seorang penggiat lingkungan di Luwu Timur. (Lt/sps/acs)

 

ShareTweetShare

Related Posts

Selidiki Penyebab Kebakaran di RSUD I Lagaligo, Polisi Segera Panggil Sejumlah Pihak

PSN Kawasan Industri IHIP: Warga Lutim Jangan Mau Diadu Domba di Tanah Sendiri

by redaksi
0

Oleh : Asri Tadda (Wakil Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Timur) Di Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, sebuah ironi...

Sekolah Jadi Episentrum Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Lutim

Sekolah Jadi Episentrum Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Lutim

by redaksi
0

Lutimterkini- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur terus melanjutkan konsolidasi demokrasi dengan menyasar para pelajar di sekolah sebagai...

Respon Luberan Lumpur ke Jalan raya, PT PUL Lakukan Pembenahan

Respon Luberan Lumpur ke Jalan raya, PT PUL Lakukan Pembenahan

by redaksi
0

Lutimterkini-  Tersumbatnya drainase penyebab melubernya limpasan air dari lokasi tambang PT PUL ke jalan raya. Kondisi ini tidak berlangsung lama...

Please login to join discussion

RECOMMENDED

Selidiki Penyebab Kebakaran di RSUD I Lagaligo, Polisi Segera Panggil Sejumlah Pihak

PSN Kawasan Industri IHIP: Warga Lutim Jangan Mau Diadu Domba di Tanah Sendiri

Sekolah Jadi Episentrum Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Lutim

Sekolah Jadi Episentrum Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Lutim

  • 52.2M Fans
  • 137 Followers
  • 69.6k Followers
  • 207k Subscribers
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • PT Vale Indonesia Tbk  Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    PT Vale Indonesia Tbk Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSN Kawasan Industri Malili, Nilai Investasi Rp 221 T dan Bakal Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjelasan Ketua DPRD Lutim Soal Video Viral Dirinya Enggan Bersalaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News : 1 Warga Wawondula, Luwu Timur Positif Covid-19

    5517 shares
    Share 5517 Tweet 0
  • Breaking News : Tambah 9, Warga Lutim Positif Corona Jadi 11 Orang

    3743 shares
    Share 3743 Tweet 0
Info luwu timur

© 2021 NEWS

LUTIM TERKINI

  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politik
  • Internasional
  • Bisnis
  • Science
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Regional
  • Sulsel
  • Travel
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2021 NEWS

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In