Lutimterkini- Morowali — Warga di kawasan pesisir dan kepulauan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, kini menikmati pasokan listrik selama 24 jam penuh setiap hari. Sebelumnya, dua pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di wilayah tersebut hanya beroperasi setengah hari alias 12 jam. Perubahan besar ini menyusul diresmikannya gedung baru PLTD Ulunambo sekaligus pengoperasian sistem kelistrikan nonstop di PLTD Ulunambo dan PLTD Paku.
Peresmian berlangsung di Gedung Baru PLTD Ulunambo, Desa Ulunambo, pada Sabtu (10/10). Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, hadir langsung memimpin acara tersebut. PLTD Ulunambo melayani Kecamatan Menui Kepulauan, sementara PLTD Paku berada di Kecamatan Bungku Selatan. Kedua wilayah ini dikenal memiliki tantangan geografis cukup berat karena berada di area kepulauan dan pesisir.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Wahyu Prasetyo, menyatakan bahwa pemerataan akses listrik menjadi bagian penting dari komitmen pihaknya. Menurut Wahyu, kehadiran listrik yang merata berperan mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. Ia menekankan bahwa wilayah terpencil dan kepulauan yang selama ini sulit dijangkau justru menjadi prioritas dalam upaya tersebut.
Sinergi antara PT PLN (Persero) dan Pemerintah Kabupaten Morowali menjadi kunci terwujudnya pengoperasian 24 jam ini. Kolaborasi kedua pihak dinilai mampu mempercepat hadirnya layanan energi yang setara bagi masyarakat di pelosok kepulauan. Langkah ini juga menjadi penanda bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi menjangkau daerah yang selama ini terbatas aksesnya.
Bagi warga Menui Kepulauan dan Bungku Selatan, penambahan jam nyala listrik dari 12 jam menjadi 24 jam membawa dampak signifikan. Aktivitas ekonomi seperti perikanan, perdagangan, dan usaha rumahan dapat berjalan lebih leluasa tanpa terikat jadwal penyalaan. Anak-anak juga bisa belajar pada malam hari dengan penerangan yang lebih memadai. Selain itu, layanan publik seperti fasilitas kesehatan dan penerangan jalan diharapkan ikut meningkat.
Pemerintah Kabupaten Morowali menyambut baik pengoperasian ini sebagai bagian dari pemerataan pembangunan. Kehadiran gedung baru PLTD Ulunambo disebut sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Dengan listrik yang menyala penuh, kualitas hidup warga di wilayah kepulauan diharapkan terus membaik seiring berjalannya waktu.
PLN menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperluas layanan kelistrikan hingga ke daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Pengoperasian 24 jam di dua PLTD Morowali menjadi contoh bagaimana kerja sama lintas lembaga dapat mempercepat pemerataan energi. Masyarakat pun berharap pasokan listrik yang stabil ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya ke depan.
Sumber: sultengraya.com






