Lutimterkini- Makassar — Warga Kota Makassar dan sekitarnya perlu menyiapkan langkah antisipasi sebelum beraktivitas di luar ruangan pada Jumat, 16 Oktober 2026. Pasalnya, BMKG Wilayah VI Makassar memprakirakan langit di ibu kota Sulawesi Selatan itu akan cerah berawan sepanjang pagi, namun disertai potensi udara panas yang menyengat.
Peringatan dini juga dikeluarkan BMKG untuk wilayah Sulawesi Selatan, mencakup kemungkinan munculnya angin berkecepatan tinggi hingga kondisi kualitas udara yang tergolong ekstrem. Informasi ini dinilai krusial sebagai dasar mitigasi bagi masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruang.
Berdasarkan data BMKG, kondisi cerah berawan tidak hanya terjadi di Makassar pada pagi hari. Pola serupa diprediksi berlanjut hingga siang dan sore di Kota Makassar serta mayoritas daerah lain di Sulsel. Situasi berbeda diperkirakan muncul di sebagian Luwu Timur dan Luwu Utara yang berpeluang diguyur hujan ringan.
Memasuki malam, cuaca di Makassar dan wilayah sekelilingnya diprediksi kembali didominasi cerah berawan. Selain prakiraan cuaca, BMKG turut merilis proyeksi suhu dan tingkat kelembapan udara untuk wilayah Sulawesi Selatan pada tanggal tersebut.
BMKG mengingatkan bahwa potensi udara panas, terpaan angin kencang, dan kualitas udara ekstrem menjadi tiga hal yang perlu diwaspadai warga Sulsel. Masyarakat diimbau memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala agar dapat menyesuaikan rencana kegiatan harian.
Kepada publik, BMKG menekankan pentingnya mengetahui prakiraan cuaca dan kualitas udara sebelum beraktivitas di luar ruangan. Kedua informasi itu dapat dijadikan acuan untuk mengambil langkah pencegahan terhadap dampak cuaca maupun udara yang memburuk.
Sementara itu, dalam materi terpisah, BMKG juga pernah menyampaikan bahwa puncak musim kemarau diprediksi berlangsung pada Agustus dengan kondisi lebih kering dari biasanya.
Sumber: detik.com






