Lutimterkini- Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menggelar rapat terbatas guna membahas pembebasan biaya pendidikan di sekolah negeri. Hal itu ia sampaikan dalam pidato pada Malam Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional di Jakarta International Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat (18/9).
Menurut Kepala Negara, pendidikan negeri mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga universitas negeri harus bebas dari biaya. Ia menegaskan komitmen tersebut di hadapan hadirin acara. Prabowo juga menyebut akan segera memimpin ratas khusus untuk membahas kebijakan itu.
Ketika membahas sumber pendanaan, Prabowo menyinggung pihak-pihak yang kerap mempertanyakan asal anggaran. Ia menyatakan bahwa dana untuk program pendidikan gratis bisa diperoleh dari uang negara yang selama ini dikorupsi maupun dicuri.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan. Ia mengaku menerima laporan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo bahwa ada 95 korporasi yang terindikasi terlibat dalam peristiwa karhutla di sejumlah wilayah. Prabowo mengaku prihatin karena karhutla makin parah akibat perbuatan manusia.
Ia pun meminta Kapolri tidak ragu menindak tegas para pelaku. Prabowo menginstruksikan agar kasus itu diusut tuntas, bukti dikumpulkan dengan kuat, lalu dilaporkan langsung kepadanya. Menurut dia, langkah tegas harus diambil begitu bukti dinilai sudah cukup.
Prabowo juga menantang pihak-pihak yang selama ini dianggapnya membuat laporan palsu. Ia menegaskan tidak akan ragu setia pada Pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan bumi dan air dikuasai negara. Ia mempersilakan pihak yang merasa lebih kuat untuk adu kekuatan dengan pemerintah NKRI.
Pernyataan tersebut menutup rangkaian pidatonya dalam acara yang dihadiri sejumlah tokoh politik nasional itu. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jadwal pasti ratas pendidikan gratis maupun langkah lanjutan terkait 95 korporasi yang dilaporkan Kapolri.
Sumber: CNN Indonesia






