Lutimterkini- Morowali — Seorang pria bernama Muh Lahar ditemukan tak bernyawa di jalanan Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Ia diduga menjadi korban tabrak lari ketika hendak pulang ke rumah usai menunaikan salat Subuh di masjid. Jasad korban pertama kali ditemukan pada Jumat (23/10) sekitar pukul 05.20 Wita.
Kasat Lantas Polres Morowali, Ni Nyoman Sukreni, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan korban diduga mengalami kecelakaan lalu lintas berupa tabrak lari saat dalam perjalanan pulang dari masjid. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus itu untuk memastikan penyebab pasti kejadian.
Pihak Satlantas Polres Morowali telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi. Penyidik juga tengah berupaya mengidentifikasi kendaraan serta pengemudi yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Sukreni menegaskan penyelidikan masih berjalan dan belum ada penetapan tersangka.
Ia mengajak masyarakat yang mengetahui atau menyaksikan detik-detik kejadian agar segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Menurutnya, masukan dari warga akan sangat membantu proses pengungkapan kasus ini. Sukreni berharap kerja sama warga dapat mempercepat identifikasi pelaku.
Satlantas Polres Morowali juga mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di pagi hari. Pada jam-jam tersebut, kondisi lalu lintas masih sepi dan jarak pandang kerap terbatas sehingga risiko kecelakaan meningkat. Imbauan ini disampaikan menyusul insiden yang menimpa Muh Lahar.
Kasus ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas di wilayah Morowali yang melibatkan pengendara pada waktu subuh. Polisi memastikan akan terus menelusuri jejak kendaraan yang melarikan diri dari lokasi kejadian. Masyarakat diharapkan tidak ragu melapor bila memiliki rekaman atau kesaksian terkait peristiwa tersebut.
Sumber: detik.com






