Lutimterkini- Kendari — Upaya menekan prevalensi tengkes di Kota Kendari mendapat tambahan dukungan dari sektor swasta. Pemerintah Kota Kendari bersama Alfamidi menyalurkan bantuan protein berupa 50 rak telur bagi balita. Penyerahan dilakukan di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keluarga Berencana Kecamatan Kendari pada Selasa (27/10/2026).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Kendari, Jahudding, menegaskan bahwa penanganan tengkes tidak bisa ditangani satu pihak saja. Menurutnya, pemerintah kota melalui wali kota dan wakil wali kota terus menggalang percepatan penurunan angka tengkes dengan melibatkan unsur pentahelik. Jahudding menambahkan bahwa Alfamidi sebagai salah satu unsur dunia usaha ikut mengambil peran lewat pemberian bantuan protein kepada balita. Pernyataan itu disampaikannya pada Rabu (28/10).
Kegiatan penyaluran bantuan ini melibatkan sejumlah pihak. Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara turut hadir, begitu pula DPPKB Kota Kendari, Camat Kendari, dan para lurah se-Kecamatan Kendari.
Jahudding memaparkan bahwa keterlibatan banyak pihak dibutuhkan agar program pencegahan tengkes mampu menjangkau keluarga yang membutuhkan. Pemenuhan gizi anak sejak usia dini menjadi fokus utama dalam upaya tersebut.
Bantuan 50 rak telur diharapkan membantu mencukupi kebutuhan protein balita penerima manfaat. Asupan gizi yang memadai disebut sebagai salah satu faktor krusial bagi tumbuh kembang anak.
Kegiatan ini juga dinilai mempererat sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN Sultra, pihak swasta, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam menjalankan program pencegahan tengkes. Peran camat dan lurah dipandang strategis untuk mendukung pelaksanaan program di tingkat wilayah sekaligus memperluas jangkauan bantuan hingga lingkungan permukiman.
Pemkot Kendari berharap kolaborasi semacam ini mendorong makin banyak pihak ikut terlibat dalam percepatan penurunan tengkes. Dukungan dari dunia usaha pun diharapkan terus memperkuat pemenuhan gizi balita agar terwujud generasi Kendari yang sehat dan berkualitas.
Sumber: detik.com






