Lutimterkini- Medan — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mendapat penilaian positif dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. Politikus asal Sumatera Barat itu menilai Bobby sebagai kepala daerah yang memiliki etos kerja tinggi dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurut Andre, sosok Bobby mampu merealisasikan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur hingga pendidikan dan kesehatan.
Andre menjelaskan bahwa kemampuan Bobby dalam membangun Sumut tidak terlepas dari besarnya kapasitas fiskal daerah tersebut. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Utara disebutnya mencapai dua kali lipat dibandingkan APBD Sumatera Barat. Dengan kekuatan anggaran sebesar itu, Andre mengakui provinsi asalnya sulit menyaingi langkah pembangunan yang dilakukan Sumut.
Besarnya APBD Sumut, menurut Andre, membuka peluang bagi Bobby untuk menghadirkan sejumlah proyek strategis daerah. Salah satu rencana terobosan yang disorotinya adalah pembangunan jalan menuju Berastagi. Andre menyebut Bobby akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) yang berbasis pada APBD. Langkah tersebut dinilainya sebagai terobosan luar biasa yang mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Selain proyek jalan menuju Berastagi, Andre juga menyoroti sejumlah agenda pembangunan lain yang akan dituntaskan Bobby. Gubernur Sumut itu disebutnya akan merampungkan pembangunan jalan tol menuju Danau Toba. Tidak hanya itu, jalur kereta api yang menghubungkan Aceh dengan Sumatera Utara juga menjadi salah satu fokus pembangunan yang akan dikerjakan.
Meski mengakui keunggulan anggaran Sumut, Andre tetap menegaskan bahwa Sumatera Barat juga memiliki rencana pembangunan besar. Pada akhir tahun ini, jalan tol Sicincin menuju Bukittinggi akan mulai dibangun dengan nilai anggaran mencapai Rp29 triliun. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Andre pun mengajak keluarga besar Ikatan Keluarga Minangkabau serta warga Minang lainnya untuk mendukung upaya Pemprov Sumut dalam melaksanakan pembangunan. Ia berharap Pemprov Sumut memperluas konektivitas dan membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi para perantau, khususnya warga Minang.
Sementara itu, Gubernur Bobby Nasution mengajak warga Minangkabau untuk menggali potensi industri halal sebagai sumber ekonomi baru. Menurutnya, sektor ini dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan persoalan kesejahteraan masyarakat. Bobby menilai potensi keumatan dari industri halal selama ini jarang tersentuh, padahal Presiden RI Prabowo Subianto telah membentuk badan tersendiri untuk menangani sektor tersebut.
Bobby memaparkan bahwa Presiden Prabowo telah mengoptimalkan peran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang kini berkedudukan setingkat kementerian. Ia menjelaskan bahwa selama ini badan halal lebih dikenal sebagai tempat pengurusan sertifikat halal semata. Padahal, menurut Bobby, badan tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk menggali potensi industri halal yang ada di daerah.
Gubernur juga mengakui bahwa warga Minangkabau memiliki kemampuan bertahan di perantauan. Mereka mampu beradaptasi dan membangun komunitas untuk membangkitkan perekonomian di wilayah yang bukan kampung halaman mereka.
Sumber: Antara






